Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Pramuka Dimulai Hari Ini

Selasa, 14 Oktober 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas Dishub mengatur lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman saat proyek MRT Fase 2 berlangsung pada malam hari. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, petugas Dishub mengatur lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman saat proyek MRT Fase 2 berlangsung pada malam hari. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bagi pengendara yang akan melintas di Jalan Pramuka, Jakarta Timur untuk sementara menghindari jalur tersebut demi kenyamanan waktu perjalanan.

Dishub DKI Jakarta mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Pramuka, sejak Selasa (14/10/2025) hingga Minggu (30/11/2025).

Langkah ini untuk mendukung pemasangan Steel Box Girder proyek LRT Jakarta Fase 1 rute Velodrome–Manggarai di segmen Underpass Pramuka.

Melalui akun resminya @dishubdkijakarta, Dishub menyebut pengalihan arus dilakukan bertahap demi kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Gelar Perkara Senin 15 Desember, Roy Suryo Cs Siap Bongkar Bukti Kasus Ijazah Jokowi

Dua Tahap Penutupan Jalan

Tahap pertama, pekerjaan Erection Steel Box Girder P107B–108B berlangsung 14 Oktober–20 November 2025 di atas perlintasan rel sisi selatan Jalan Pramuka.

Selama masa ini, jalur lambat arah Pulogadung–Matraman ditutup pukul 22.00–04.00 WIB, dan kendaraan dialihkan ke underpass.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahap kedua berlangsung 15–30 November 2025, mencakup Erection Steel Box Girder P109B–110B di ujung underpass sisi selatan. Penutupan dan jam kerja tetap sama.

Dishub menegaskan, badan jalan menyempit akibat pemasangan tiang penyangga (shoring) mulai 10–30 November 2025. Untuk menjaga arus, pagar proyek median digeser agar lajur tetap lancar.

Baca Juga :  Jukir Ngamuk, Petugas Dishub Dipukul Besi dan Batu di Depan IRTI Monas - Kepala Luka 5 Jahitan

Imbauan Dishub DKI

Dishub mengimbau pengguna jalan mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan selama melintas.

Rekayasa lalu lintas ini menjadi bagian dari percepatan pembangunan LRT Jakarta Fase 1 yang ditargetkan rampung 2026. Proyek ini diharapkan memperlancar transportasi publik dan mengurangi kemacetan di koridor timur–tengah Jakarta. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB