JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kalau sudah emosi begini-lah jadinya. Seorang juru parkir (Jukir) mengamuk menganiaya petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang lagi bertugas.
Aksi penganiayaan brutal ini justru terjadi di depan area parkir IRTI Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025) siang.
Korban bernama BA (38) merupakan petugas Dishub, menjadi sasaran amukan jukir setelah menegur sopir bus yang nekat parkir di jalur busway.
Awalnya, korban tengah bertugas melakukan ploting lalu lintas di sekitar lokasi. Ia melihat sebuah bus daerah parkir sembarangan di jalur busway. Tanpa ragu, korban menegur sopir bus agar segera memindahkan kendaraan.
Namun, situasi mendadak panas! Seorang juru parkir (jukir) yang membela sopir bus tidak terima dengan teguran tersebut. Adu mulut pun terjadi di tengah jalan.
Tak lama kemudian, pelaku mendorong korban dengan kasar lalu mengambil tongkat besi dan memukulkannya ke arah korban. Tak berhenti di situ, pelaku lain ikut menyerang dengan batu hingga mengenai kepala korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat serangan brutal itu, kepala korban berlumuran darah dan mengalami luka sobek serius hingga harus mendapat lima jahitan. Korban juga mengeluhkan pusing dan nyeri hebat usai kejadian.
Tanpa menunda waktu, korban langsung melapor ke Polsek Gambir untuk menuntut keadilan atas penganiayaan yang dialaminya.
“Korban mengalami luka sobek di kepala dan sudah mendapatkan perawatan medis. Kasus ini kini kami tangani,” ujar petugas Polsek Gambir, Rabu (12/11/2025).
Saat ini, polisi tengah memeriksa sejumlah saksi dan mengidentifikasi pelaku di lapangan. Petugas juga memburu dua pelaku yang terlibat dalam aksi pemukulan tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan karena terjadi di kawasan pusat ibu kota, tepat di sekitar Monas yang seharusnya steril dari tindak kekerasan.
Masyarakat berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal agar kejadian serupa tidak terulang. (red)


















