Ditjenpas Pindahkan 130 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total 1.882 Sepanjang 2025

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Ditjen Pemasyarakatan mengawal ketat pemindahan narapidana high risk ke Lapas Nusakambangan demi menjaga keamanan dan ketertiban lapas. (Posnews/Ist)

Petugas Ditjen Pemasyarakatan mengawal ketat pemindahan narapidana high risk ke Lapas Nusakambangan demi menjaga keamanan dan ketertiban lapas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kembali memindahkan 130 narapidana berisiko tinggi (high risk) ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah.

Langkah tegas ini dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus menekan peredaran narkotika dan handphone ilegal di dalam lapas.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menegaskan pemindahan tersebut merupakan bagian dari strategi nasional pengamanan lapas.

Hingga menjelang akhir 2025, Ditjenpas telah memindahkan 1.882 warga binaan high risk dari berbagai daerah ke Nusakambangan.

“Sampai dengan menjelang tutup tahun ini, total sudah 1.882 warga binaan high risk seluruh Indonesia kami pindahkan ke Nusakambangan,” ujar Mashudi, Minggu (28/12/2025).

Selanjutnya, Mashudi merinci bahwa 130 narapidana tersebut berasal dari Jambi, Riau, dan Banten.

Baca Juga :  Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto Tegaskan Perang Narkoba Demi Kemanusiaan

Setibanya di Nusakambangan, mereka langsung ditempatkan di sejumlah lapas berkeamanan tinggi, yakni Lapas Batu (5 orang), Lapas Karanganyar (31), Lapas Besi (17), Lapas Gladakan (30), Lapas Narkotika (17), dan Lapas Ngaseman (30 orang).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mashudi, kebijakan ini tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga menjadi langkah serius memberantas narkoba di dalam lapas.

Karena itu, Ditjenpas menargetkan terciptanya Lapas dan Rutan Zero Narkotika dan Zero HP.

“Kami berharap langkah ini berdampak signifikan pada peningkatan keamanan dan ketertiban, khususnya mewujudkan Zero Narkotika dan HP, sebagaimana arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto,” tegasnya.

Baca Juga :  Jabatan Kepala BAIS TNI Diserahkan, 4 Prajurit Diduga Terlibat Kasus Air Keras Aktivis

Mashudi menegaskan pemindahan ini bertujuan membentuk perubahan perilaku warga binaan agar sadar kesalahan dan siap kembali ke masyarakat.

“Kami ingin warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan taat hukum,” ujarnya.

Dalam proses pemindahan, Ditjenpas menerapkan pengamanan ketat. Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas memimpin pengawalan bersama petugas Jambi, Riau, dan Banten dengan dukungan PJR, kepolisian, serta Brimob.

Di hari yang sama, Ditjenpas memindahkan empat warga binaan Lapas Perempuan Tangerang ke Lapas Perempuan Yogyakarta untuk penataan pemasyarakatan nasional.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB