Uni Eropa Ragukan Legalitas Board of Peace

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Board of Peace mengajukan proposal rekonstruksi Gaza senilai $2,45 miliar. Simak rincian 66 proyek serta rencana pengerahan pasukan internasional. Dok: Istimewa.

Board of Peace mengajukan proposal rekonstruksi Gaza senilai $2,45 miliar. Simak rincian 66 proyek serta rencana pengerahan pasukan internasional. Dok: Istimewa.

BRUSSELS, POSNEWS.CO.ID – Keraguan Eropa terhadap inisiatif “Dewan Perdamaian” (Board of Peace) Donald Trump ternyata bukan sekadar sentimen politik, melainkan masalah hukum yang serius. Sebuah dokumen internal rahasia mengungkap bahwa sayap kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) telah membunyikan alarm bahaya.

Reuters telah melihat dokumen analisis tertanggal 19 Januari tersebut. Pihak berwenang membagikannya kepada negara-negara anggota UE. Di dalamnya, Layanan Tindakan Eksternal Eropa (EEAS) menyatakan kekhawatiran mendalam tentang “konsentrasi kekuasaan” di tangan Trump.

Para diplomat UE menilai piagam Dewan Perdamaian tersebut bermasalah secara fundamental.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Piagam tersebut menimbulkan kekhawatiran di bawah prinsip-prinsip konstitusional UE,” tulis dokumen tersebut. Lebih jauh, mereka menegaskan bahwa otonomi tatanan hukum UE bertentangan dengan pemusatan kekuasaan mutlak pada sang ketua.

Penyimpangan Mandat PBB

Analisis tersebut juga menyoroti pergeseran misi yang signifikan. Awalnya, Dewan Keamanan PBB pada bulan November mengizinkan mandat yang semata-mata berfokus pada konflik Gaza.

Baca Juga :  Pria di Bintaro Ngamuk Bacok Suami Orang Pakai Golok, Korban Bersimbah Darah

Namun, dokumen UE mencatat bahwa Dewan Perdamaian versi Trump ini “menyimpang secara signifikan” dari mandat tersebut. Trump merancangnya untuk memulai dari Gaza, lalu meluas untuk menangani konflik global lainnya. Padahal, peran ini seharusnya menjadi ranah PBB.

Trump sendiri tidak menutupi ambisinya. “Begitu dewan ini terbentuk sepenuhnya, kita bisa melakukan hampir apa saja yang kita inginkan,” ujarnya pada hari Kamis. Ia menambahkan akan melakukannya “bersama dengan PBB”. Menurutnya, potensi PBB belum dimanfaatkan secara maksimal.

Ketua Seumur Hidup dan Syarat $1 Miliar

Struktur dewan ini memang unik dan kontroversial. Piagam menetapkan Trump sebagai ketua seumur hidup (chaired for life). Sementara itu, aturan membatasi masa jabatan negara anggota selama tiga tahun. Namun, mereka bisa mendapatkan keanggotaan permanen dengan membayar $1 miliar (Rp 15,7 triliun) untuk mendanai kegiatan dewan.

Baca Juga :  Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Dokumen UE secara spesifik mengkritik ketentuan bahwa pilihan tingkat partisipasi negara anggota memerlukan persetujuan ketua.

“Hal ini merupakan campur tangan yang tidak semestinya terhadap otonomi organisasi setiap anggota,” tegas analisis tersebut.

Antonio Costa: “Keraguan Serius”

Setelah pertemuan para pemimpin Eropa pada Kamis malam, Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menyampaikan sikap blok tersebut dengan hati-hati namun tegas.

“Kami memiliki keraguan serius tentang sejumlah elemen dalam piagam Dewan Perdamaian, terkait dengan cakupannya, tata kelolanya, dan kompatibilitasnya dengan piagam PBB,” kata Costa kepada wartawan.

Meskipun demikian, Costa menyatakan UE tetap “siap bekerja sama” dengan AS untuk implementasi Rencana Perdamaian Gaza. Syaratnya, dewan tersebut harus bertindak sebagai administrasi transisi sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.

Sikap skeptis ini menjelaskan mengapa beberapa negara besar UE, termasuk Prancis dan Spanyol, secara terbuka menolak bergabung. Mereka memilih menjaga jarak dari struktur kekuasaan yang mereka anggap melanggar kedaulatan organisasi sendiri.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: Reuters

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik
Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni
Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan
Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang
Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas
Donald Trump Tolak Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Paus Leo XIV Pimpin Misa Terbuka di Champs-Élysées Paris
Penembakan Massal di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik

Minggu, 27 September 2026 - 22:00 WIB

Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni

Minggu, 27 September 2026 - 21:30 WIB

Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang

Minggu, 27 September 2026 - 20:30 WIB

Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas

Berita Terbaru

ASUS merilis harga dan tanggal peluncuran ROG Xbox Ally X20 OLED. Simak spesifikasi layar OLED 120Hz dan paket kolektor 20th Anniversary. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Resmi Umumkan Harga dan Tanggal Rilis ROG Xbox

Selasa, 29 Sep 2026 - 07:53 WIB