Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah taktis amankan komoditas unggulan. Indonesia mendesak Amerika Serikat memberikan pembebasan tarif impor bagi produk minyak kelapa sawit. Dok: Istimewa.

Langkah taktis amankan komoditas unggulan. Indonesia mendesak Amerika Serikat memberikan pembebasan tarif impor bagi produk minyak kelapa sawit. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Indonesia mempercepat langkah diplomasi bersama pemerintah Amerika Serikat.

Langkah ini bertujuan mengamankan ekspor minyak kelapa sawit nasional.

Desakan Pembebasan Tarif Impor Sawit

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan konfirmasi resmi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Airlangga menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta pada Senin kemarin.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah mengajukan permohonan resmi.

Baca Juga :  Rekor Baru Palworld: Tembus 40 Juta Pemain Menjelang Perilisan

Indonesia meminta Washington mengecualikan minyak sawit dari tarif impor.

Saat ini pemerintah sedang menantikan hasil evaluasi otoritas dagang AS.

Penyelidikan USTR dan Kepatuhan Indonesia

Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) menerapkan tarif 10 persen sebelumnya.

Kebijakan tarif tersebut menyasar sejumlah produk unggulan Indonesia.

USTR mengambil keputusan ini pasca-penyelidikan praktik kerja paksa global.

Indonesia masuk dalam kelompok 17 negara ber-tarif 10 persen.

Kelompok ini mencakup India, Malaysia, Meksiko, dan Inggris.

Sementara itu, negara kurang patuh menghadapi tarif 12,5 persen.

Baca Juga :  Saat Resesi, Mengapa Penjualan Lipstik Justru Laris?

Airlangga menekankan bahwa hasil evaluasi AS menguntungkan Indonesia.

Sebab, AS menilai Indonesia relatif patuh dibanding negara lain.

Investigasi Kapasitas Berlebih Industri

Selain itu, USTR juga menggelar investigasi kapasitas berlebih industri.

Pemerintah Indonesia telah menjawab seluruh pertanyaan USTR secara lengkap.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto turut memberikan penjelasan.

Haryo memproyeksikan pemerintah AS akan mengumumkan hasil investigasi segera.

Oleh karena itu, Indonesia mengharapkan hasil keputusan akhir yang menguntungkan.

Langkah ini akan memperkuat posisi ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride
Pelaku Lepaskan Tembakan ke Gedung Konsulat AS
Gelombang Fitur AI Interaktif Ubah Pengalaman Membaca
Langkah Diplomasi Presiden Sharaa: Suriah Upayakan Perjanjian
Hujan Rudal Balistik dan Drone Rusia Gempur Kyiv

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:08 WIB

Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:04 WIB

Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:31 WIB

Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan komoditas unggulan. Indonesia mendesak Amerika Serikat memberikan pembebasan tarif impor bagi produk minyak kelapa sawit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:17 WIB

Siasat hemat bahan bakar fosil. Kementerian Perkebunan dan Komoditas Malaysia memproyeksikan peningkatan campuran biodiesel B12 dan B15 hemat 386 juta liter solar per tahun. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Rabu, 29 Jul 2026 - 10:13 WIB

Koreksi harga komoditas sawit. Penurunan harga minyak mentah dunia dan minyak nabati pesaing menekan pergerakan harga CPO di Bursa Malaysia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai

Rabu, 29 Jul 2026 - 09:08 WIB

Bocoran industri semikonduktor. MediaTek merancang lini Dimensity 9600s, 9600 Pro, dan 9600 Pro Max guna menantang dominasi Qualcomm. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

MediaTek Siapkan Tiga Varian Dimensity 9600 Berteknologi 2nm

Rabu, 29 Jul 2026 - 08:47 WIB