POSNEWS.CO.ID, BANGKOK – Otoritas Bangkok menetapkan status bencana di seluruh 50 distrik ibu kota Thailand pada Sabtu.
Penetapan Status Bencana dan Curah Hujan Tinggi
Keputusan ini memberikan wewenang penuh kepada organisasi lokal untuk mengambil langkah darurat secara cepat.
Sebab, hujan deras melanda kawasan tersebut selama tiga hari berturut-turut hingga memicu banjir besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Chadchart Sittipunt mencatat curah hujan mencapai hampir 300 milimeter sejak Kamis sore.
Akibatnya, air terus menggenangi jalanan utama serta merendam pemukiman warga di berbagai wilayah.
Dampak Luapan Air dan Pengalaman Warga
Sementara itu, luapan air kanal utama telah membanjiri rumah warga serta deretan restoran di sekitarnya.
Warga setempat bahkan menilai banjir kali ini terasa lebih parah daripada bencana besar tahun 2011.
Ketika itu, banjir besar di Thailand menewaskan lebih dari 500 orang serta merusak jutaan rumah.
Selain itu, warga di kawasan On Nut harus menerjang air setinggi lutut sambil mengangkut karung pasir.
Bahkan, banyak pedagang terpaksa menutup toko mereka karena air sudah mencapai setinggi pinggang orang dewasa.
Imbauan Gubernur dan Potensi Cuaca Buruk
Gubernur Chadchart mengonfirmasi bahwa wilayah timur kota mengalami dampak paling parah dari bencana ini.
Petugas terus memompa air keluar meskipun seluruh saluran air kini sudah terisi penuh.
Oleh karena itu, beliau mengimbau pasien kritis untuk segera berpindah ke rumah sakit terdekat.
Selain itu, pengelola transportasi publik menyediakan fasilitas parkir gratis bagi pemilik kendaraan hingga 2 Oktober.
Dengan demikian, Badan Penanggulangan Bencana memperingatkan potensi banjir bandang serta tanah longsor hingga hari Minggu.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













