Dua Kerangka Hangus di Gedung ACC Kwitang, Keluarga Hilag Tes DNA di Labfor Polri

Sabtu, 1 November 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Pihak kepolisian masih terus menyelidikan misteri dua kerangka manusi yang hangus di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi memastikan keluarga Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid—dua peserta demo yang hilang sejak Agustus—sudah menjalani tes DNA di Labfor Polri, Sabtu (1/11/2025).

Penyidik tancap gas mengungkap identitas dua jasad yang ditemukan hangus di ruko Astra Credit Companies (ACC), Kwitang, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Jebakan Pendapatan Menengah: Mimpi Negara Maju yang Kandas di Tengah Jalan

“Keluarga kedua nama itu sudah ambil sampel DNA. Kita tunggu hasilnya,” tegas Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra.

Sebelumnya, teknisi gedung menemukan dua kerangka tertimbun plafon gosong usai gedung itu terbakar saat demo ricuh akhir Agustus.

Polisi langsung membawa dua jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik.

“Jasad sudah di Kramat Jati. Tim forensik bekerja,” ujar Roby, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga :  Dudung Bongkar Kondisi Dapur MBG di Jakarta Barat, Ada Belatung hingga Area Jorok

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menambahkan, tim menemukannya saat pengecekan bangunan untuk renovasi.

“Ditemukan dua kerangka tertimbun plafon terbakar. Kita tunggu hasil resmi forensik,” tegasnya.

Publik kini menahan napas menunggu kepastian DNA. Benarkah dua kerangka ini peserta demo yang hilang? Polisi berjanji mengungkap fakta secara terang-benderang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin
200 RW Jakarta Masuk Peta Rawan Banjir, Ini Persiapan BPBD di Februari 2027
Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar
Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas
Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah
Subuh Bersama Warga, Kapolres Jakut Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Narkoba
Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap
Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:17 WIB

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin

Minggu, 8 November 2026 - 16:34 WIB

200 RW Jakarta Masuk Peta Rawan Banjir, Ini Persiapan BPBD di Februari 2027

Minggu, 8 November 2026 - 05:58 WIB

Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar

Minggu, 8 November 2026 - 05:31 WIB

Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas

Sabtu, 7 November 2026 - 11:43 WIB

Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah

Berita Terbaru

Ai+ Smartphone percepat kenaikan harga ke 11 November 2026 akibat krisis memori. Simak penyebab dan dampaknya bagi harga ponsel. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ai+ Percepat Penyesuaian ke 11 November

Minggu, 8 Nov 2026 - 21:27 WIB