Empat Pelajar SMA di Bogor Bacok Siswa SMK saat Tawuran, Polisi Amankan 9 Sajam

Sabtu, 6 September 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tawuran pelajar. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Tawuran pelajar. Dok: Istimewa

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Polisi menangkap empat pelajar SMA di Kota Bogor, Jawa Barat, karena membacok seorang siswa SMK dalam tawuran di Taman Corat Coret, Kamis (4/9/2025).

Tawuran tersebut pecah setelah dua kelompok pelajar dari sekolah berbeda sepakat duel satu lawan satu melalui pesan Instagram.

Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Eko Agus, mengatakan korban berinisial MA alias D mengalami luka serius di bagian dada. “Korban terluka sabetan celurit dan mendapat 20 jahitan di dada bagian atas,” ujar Eko, Sabtu (6/9/2025).

Saat ini korban masih menjalani perawatan medis intensif di RSUD Kota Bogor.

Baca Juga :  Terungkap, Eggi Sudjana Disebut Ditawari Proyek Triliunan oleh Kubu Jokowi

Polisi menangkap empat pelajar SMA berinisial MM, RRF, YRH, dan MRDP. Mereka memiliki peran berbeda dalam aksi brutal itu. MM bertugas merekam video, RRF dan YRH melakukan pembacokan, sedangkan MRDP memegang senjata celurit untuk mendukung rekannya.

“Para pelaku dan korban sudah janjian duel lewat direct message Instagram. Tawuran kemudian berlangsung di lokasi yang memang sering dipakai nongkrong remaja,” jelas Eko.

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dua golok, tujuh celurit, satu helm, dan satu stik golf. Kini, para pelajar tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Bogor Kota.

Baca Juga :  Rekrutmen Damkar Jakarta 2025: 24 Ribu Pelamar, Hanya 17 Persen Lolos Administrasi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus ini menjadi pengingat akan bahaya tawuran dan kenakalan remaja. Kami berharap penangkapan ini memberi efek jera dan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mengawasi lingkungan,” tegas Eko.

Sebagai informasi, tawuran pelajar di Bogor kerap terjadi di titik-titik rawan seperti Taman Corat Coret dan Jalan Sholeh Iskandar. Polresta Bogor berjanji meningkatkan patroli guna mencegah aksi serupa terulang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:11 WIB

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:07 WIB

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB