Toyota Zenix Seri Q Picu Horor di Tol! Ban Pecah – Nyawa Konsumen Nyaris Melayang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Toyota Zenix berhenti darurat di Tol Jakarta–Cikampek akibat ban pecah. (Posnews/Ist)

Toyota Zenix berhenti darurat di Tol Jakarta–Cikampek akibat ban pecah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Insiden mengerikan menimpa konsumen Toyota Zenix Seri Q yang baru dipakai beberapa bulan.

Ibu P bersama lima anaknya nyaris mengalami kecelakaan fatal setelah ban belakang kanan mobil pecah di Tol Jakarta–Cikampek, Jumat (2/1/2026) pagi.

Mobil yang baru menempuh sekitar 6.000 kilometer itu oleng hebat saat melaju sekitar 100 km/jam. Beruntung, kondisi tol lengang sehingga pengemudi berhasil mengendalikan kendaraan dan berhenti sekitar pukul 05.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ban Dunlop Disorot, Risiko Keselamatan Nyata

Ibu P menegaskan, mobil baru sekelas Zenix Seri Q seharusnya aman dan prima.

“Saya tidak memikirkan velg atau ban rusak. Nyawa kami sekeluarga yang jadi taruhan. Ini mobil baru, tapi bannya pecah di tol lancar,” ujarnya.

Baca Juga :  Isu Pergantian Kapolri: DPR Bantah Terima Surpres dari Presiden Prabowo

Mobil tersebut menggunakan ban merek Dunlop yang kini dipertanyakan keandalannya. Sebelumnya, dua konsumen lain dengan ban merek sama mengalami insiden serupa, namun dealer Toyota justru menyalahkan konsumen.

Selain itu, beragam video di media sosial, termasuk TikTok, memperlihatkan kasus pecah ban pada Toyota Zenix Seri Q hingga Toyota Rush, menguatkan dugaan bahwa insiden ini bukan kejadian tunggal.

Dealer Dinilai Lempar Tanggung Jawab

Saat dihubungi, pihak marketing Toyota mengaku terkejut. Namun, dealer tetap menyimpulkan insiden sebagai kesalahan pengguna.

Sikap ini menuai kritik, sebab pecah ban pada mobil baru di kecepatan tinggi berpotensi memicu kecelakaan fatal.

Baca Juga :  Kaki Diborgol dan Dirantai, 3 Pemuda di Senen Diduga Disekap Selama Tiga Pekan

“Ini sangat berbahaya, terutama jika ban depan yang pecah. Toyota harus bertanggung jawab, bukan menutup mata dan menyalahkan konsumen,” tegas pakar keselamatan kendaraan bermotor.

Konsumen Desak Tindakan Nyata Toyota

Ibu P mendesak Toyota segera bertindak, melakukan pemeriksaan menyeluruh dan penarikan (recall) ban Zenix Seri Q bila ditemukan cacat.

Keamanan konsumen harus menjadi prioritas, bukan sekadar narasi pemasaran.

Kasus pecah ban Toyota Zenix Seri Q ini menyoroti celah serius pada kontrol kualitas kendaraan dan komponen ban. Tanpa langkah tegas dan transparan, keselamatan pengguna jalan tetap terancam. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia
Indonesia dan Mesir Percepat Perundingan Dagang PTA dan FTA
Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan
KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara
Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia
MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera
Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Nilainya Rp232 Juta
UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Indonesia dan Mesir Percepat Perundingan Dagang PTA dan FTA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:08 WIB

KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB

Presiden Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif untuk membatasi hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir usai Mahkamah Agung menolak kebijakan sebelumnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 07:00 WIB