Tigran Denre Sonda Selundupkan Kokain dari Malaysia, Nama Wan Abdullah Mujahid Mencuat

Jumat, 26 Desember 2025 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama Wan Abdullah Mujahid Hasanuddin Terseret, Jaringan Kokain dan Judi Online Disorot. (Posnews/thecorporatesecret)

Nama Wan Abdullah Mujahid Hasanuddin Terseret, Jaringan Kokain dan Judi Online Disorot. (Posnews/thecorporatesecret)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri terus memburu jaringan narkotika antarprovinsi. Kasus narkotika lintas negara yang menyeret nama Tigran Denre Sonda yang merupakan suami selebgram Donna Fabiola ini kian terang benderang.

Penyidik mengungkap awal mula peredaran kokain yang melibatkan jaringan Malaysia–Indonesia, dengan peran seorang WNA Malaysia bernama Wan Abdullah Mujahid Hasanuddin alias Mujahid sebagai pemasok utama.

Berdasarkan hasil penyidikan, Tigran Denre Sonda memperoleh kokain dari Mujahid, yang diketahui menggunakan sejumlah nomor telepon Malaysia.

Selanjutnya, Mujahid memperkenalkan Tigran kepada seorang pria berinisial J untuk mendapatkan pasokan narkotika jenis kokain. Sejak perkenalan itu, Tigran dan J intens bertransaksi kokain selama kurang lebih satu tahun.

Namun demikian, ketika J tiba-tiba hilang kontak sekitar 2024, Tigran kembali menghubungi Mujahid untuk membeli kokain.

Aparat mengungkap, transaksi dilakukan secara tunai di Malaysia, dengan jumlah pembelian untuk penggunaan pribadi mencapai maksimal 10 gram. Harga kokain saat itu berkisar 600 hingga 800 ringgit Malaysia per gram.

Modus Selundupkan Kokain Lewat Bagasi Pesawat

Tak berhenti di situ, penyidik juga membongkar modus penyelundupan yang digunakan Tigran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia membawa langsung kokain dari Malaysia ke Indonesia dengan cara menyisipkan paket-paket kecil di antara tumpukan pakaian dalam koper, lalu memasukkan koper tersebut ke bagasi pesawat. Cara ini ia gunakan untuk mengelabui sistem keamanan dan kepabeanan bandara.

Baca Juga :  Bareskrim Sikat Aset Judi Online Rp58 Miliar, 133 Rekening Disita Negara

Penyidikan juga mengungkap bahwa Tigran mengenal Mujahid sejak akhir 2023, saat keduanya sama-sama bekerja sebagai broker. Selain itu, Tigran mengaku menggunakan kokain sejak 2022.

Dari keterangannya, penyidik menduga Mujahid tidak hanya memasok kokain, tetapi juga narkotika jenis lain seperti ekstasi, MDMA, dan ketamin.

Wan Abdullah Mujahid Hasanuddin diketahui merupakan bekas Ahli Parlimen Belia Malaysia periode 2014–2016
Wan Abdullah Mujahid Hasanuddin diketahui merupakan bekas Ahli Parlimen Belia Malaysia periode 2014–2016

Nama Wan Abdullah Mujahid Mencuat

Di sisi lain, nama Wan Abdullah Mujahid Hasanuddin ikut mencuat dalam pengembangan kasus lintas negara ini. Ia disebut-sebut sebagai figur high profile di Malaysia dan diduga terkait jaringan kejahatan terorganisir, termasuk pengelolaan gerbang pembayaran judi online.

Wan Abdullah Mujahid Hasanuddin diketahui merupakan bekas Ahli Parlimen Belia Malaysia periode 2014–2016 dan disebut pernah menjadi staf khusus Partai UMNO.

Dalam pengembangan perkara lain, aparat Malaysia juga mengaitkan namanya dengan platform transaksi MyPay88, yang diduga digunakan sebagai gerbang pembayaran perjudian untuk menghindari pengawasan aparat penegak hukum.

Sindikat Judi Online Dibongkar Bukit Aman

Sebelumnya, Kepolisian Kerajaan Malaysia (Polis Diraja Malaysia/PDRM) melalui Divisi Penyelidikan Kejahatan Pencucian Uang di bawah Sekretariat Kantor Kepala Kepolisian Negara Bukit Aman berhasil membongkar sindikat judi online dalam operasi yang digelar pada 28 hingga 31 Januari 2023.

Baca Juga :  Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat Demi Judi Online, Terancam Hukuman Mati

Ketua Tim Penyelidikan Kejahatan Pencucian Uang Bukit Aman, Datuk Mohammed Hasbullah Ali, mengatakan pihaknya menangkap dalang utama bergelar Datuk Seri bersama sembilan orang lainnya yang berusia 29 hingga 49 tahun di kawasan Lembah Klang.

Salah satu tersangka yang diamankan ialah Wan Abdullah Mujahid Hasanuddin, yang diduga berperan sebagai otak jaringan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, proyek yang berdiri sejak April 2022 itu disebut mendapat dukungan dari Datuk Seri Zahidi Zainul Abidin, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi.

“Seluruh individu yang ditangkap terdiri dari karyawan, pemilik perusahaan, operator, akuntan, hingga pihak-pihak lain yang terlibat,” ujar Hasbullah.

Hingga kini, aparat penegak hukum terus mengembangkan keterkaitan jaringan narkotika dan kejahatan finansial lintas negara tersebut.

Polisi menegaskan akan menelusuri aliran barang dan uang serta membongkar seluruh aktor demi memutus jaringan narkoba internasional.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk
Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih
Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial
Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita
Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat
Ragunan Diserbu 80 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran 2026, Motor Dominasi
Stok Beras Nasional Melimpah, Mentan Amran Pastikan Aman hingga 2026
Banjir Jakarta 9 Maret 2026: 16 RT dan 2 Jalan Masih Tergenang, Air Berangsur Surut

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:27 WIB

Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk

Selasa, 28 April 2026 - 11:46 WIB

Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih

Jumat, 24 April 2026 - 09:43 WIB

Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 15:57 WIB

Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat

Berita Terbaru