JAKARTA, POSNEWS.CO.ID –Â Banyak negara menunggu kiprah Indonesia sebagai penjaga perdamaian di Palestina. Mereka menilai Indonesia konsisten dan berhasil menjalankan misi perdamaian di berbagai negara konflik.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah, mengungkapkan perkembangan terbaru terkait pembentukan pasukan pemelihara perdamaian Indonesia untuk Gaza.Â
Ia memastikan komandan pasukan perdamaian akan bermarkas langsung di wilayah operasi, mengikuti struktur misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Komandan akan bermarkas di wilayah operasi sesuai struktur misi PBB. Pola pengerahan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, keamanan, dan keputusan PBB,” ujar Freddy, Rabu (26/11/2025).
Freddy menegaskan, pasukan pemelihara perdamaian ini akan dipimpin seorang Perwira Tinggi (Pati) bintang tiga yang berkedudukan sebagai Force Commander. Ia akan mengendalikan seluruh unsur kontingen Indonesia dalam misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian di Gaza.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tugas utamanya meliputi:
- mengendalikan operasi tiga brigade komposit,
- mengatur koordinasi dengan PBB dan negara-negara kontributor,
- bekerja sama dengan otoritas lokal,
- memastikan keselamatan personel,
- serta menjaga efektivitas misi kemanusiaan.
“Menjaga netralitas dan mematuhi mandat PBB,” tegas Freddy.
TNI Sudah Kantongi Nama-Nama Calon
TNI mengaku sudah menyiapkan beberapa nama calon jenderal bintang tiga, namun penetapannya masih menunggu keputusan pemerintah dan PBB.
“Saat ini TNI telah menyiapkan beberapa nama kandidat. Namun penetapan resmi masih menunggu keputusan pemerintah dan PBB,” jelasnya.
Freddy menambahkan, kandidat jenderal tersebut merupakan perwira yang memiliki:
- pengalaman internasional,
- rekam jejak operasi pemeliharaan perdamaian,
- kemampuan diplomasi militer,
- hingga komunikasi strategis.
“Yang jelas, komandan akan berasal dari perwira tinggi bintang tiga yang memiliki pengalaman memadai dalam operasi gabungan dan operasi multilateral,” pungkasnya. (red)





















