Pendaftaran ASN 2025 Dibuka September, Ini Prioritas Pelamar dan Formasi Penting

Minggu, 17 Agustus 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi proses seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) 2025. Pemerintah menetapkan prioritas pelamar jalur khusus serta formasi strategis untuk mendukung pemerataan pelayanan publik di seluruh Indonesia. (Dok-Onlinews)

Ilustrasi proses seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) 2025. Pemerintah menetapkan prioritas pelamar jalur khusus serta formasi strategis untuk mendukung pemerataan pelayanan publik di seluruh Indonesia. (Dok-Onlinews)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Pemerintah resmi menetapkan urutan prioritas pelamar dalam seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) 2025 melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 320 Tahun 2024. Kebijakan ini bertujuan memastikan kebutuhan formasi strategis terpenuhi sekaligus mendukung pemerataan pelayanan publik.

Enam Kategori Pelamar Jalur Khusus

Berdasarkan aturan terbaru, ada enam kategori pelamar yang mendapat prioritas dalam rekrutmen ASN 2025:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Lulusan Terbaik (Cumlaude)

  • Perguruan tinggi dan program studi akreditasi A/unggul.
  • IPK minimal 3,50 (skala 4,00).
  • Wajib menunjukkan ijazah dan transkrip asli.

2. Penyandang Disabilitas

  • Melampirkan surat keterangan dari dokter/RS pemerintah.
  • Formasi disesuaikan kemampuan dan kebutuhan instansi.

3. Diaspora

  • WNI di luar negeri dengan keahlian strategis.
  • Pengalaman kerja minimal 2 tahun.
  • Dibuktikan dengan paspor dan surat pengalaman kerja.
Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Selasa 24 Februari 2026, BMKG Prediksi Hujan Ringan Dominan

4. Putra/Putri Papua

  • Memiliki garis keturunan asli Papua atau Papua Barat.
  • Bukti berupa akta kelahiran, KTP orang tua, dan surat keterangan desa/lurah.

5. Putra/Putri Kalimantan

  • Khusus untuk penempatan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
  • Memiliki KTP atau domisili minimal 5 tahun di Kalimantan.

6. Putra/Putri Daerah Tertinggal (3T)

  • Berasal dari daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar.
  • Dibuktikan dengan dokumen kependudukan yang sah.

Formasi Strategis yang Diprioritaskan

Selain jalur khusus, pemerintah juga memfokuskan rekrutmen ASN 2025 pada sektor-sektor penting:

  • Pendidikan: guru kelas, guru mata pelajaran, guru inklusi, guru di daerah 3T.
  • Kesehatan: dokter, perawat, bidan, apoteker, tenaga gizi, analis laboratorium.
  • Teknis: auditor, analis kepegawaian, penyuluh pertanian, petugas pemasyarakatan.
  • IKN: tenaga administrasi, pembangunan, dan pelayanan publik di Ibu Kota Nusantara.
  • Program Nasional: transformasi digital, penanganan stunting, dan penguatan pelayanan publik di wilayah tertinggal.
Baca Juga :  Demo Ojol 17 September 2025 di Jakarta: Ribuan Driver Tuntut Potongan Aplikator 10%

Jadwal Seleksi dan Persyaratan Umum

  • Pendaftaran: September 2025 melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id.
  • Tahapan Seleksi: registrasi online, seleksi administrasi, ujian CAT (SKD dan SKB), hingga pengumuman hasil akhir.
  • Persyaratan Umum: WNI berusia 18–35 tahun (kecuali formasi khusus), sehat jasmani dan rohani, tidak pernah dipidana, serta memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai formasi.

Seleksi ASN 2025 Gratis dan Transparan

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ASN gratis dan berlangsung hanya melalui kanal resmi. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan maupun oknum yang menawarkan kelulusan dengan imbalan.

Dengan sistem prioritas ini, pemerintah berharap ASN terpilih mampu memberikan pelayanan publik yang merata, berkualitas, dan mendukung percepatan pembangunan nasional. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntΓ³nio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB