BEKASI, POSNEWS.CO.ID — Banyaknya kejahatan lewat dunia maya membuat masyarakat harus mawas diri saat berkomunikasi di sosial media (sosmed) yang baru dikenal.
Apa lagi dari kenalan kemudian berlanjut janjian bertemu. Sebaiknya dihindari karena banyak bandit yang menyajikan cerita gelap.
Seorang perempuan muda di Bekasi diduga menjadi korban begal keji usai berkenalan lewat aplikasi kencan. Modusnya halus, eksekusinya sadis.
Kasus ini viral setelah video dan foto tersebar luas. Dalam rekaman, perempuan itu menangis histeris di hadapan warga di kawasan Pondok Pekayon Indah, Bekasi Selatan, Selasa (4/11/2025) malam.
Di foto lain, korban tampak tergeletak di dalam mobil dengan tatapan kosong — seolah syok berat dan tidak percaya motor kesayangannya melayang begitu saja.
Modus Sadis Pelaku
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari narasi unggahan warganet, perempuan itu berasal dari Tambun, Bekasi.
Awalnya, korban dan pelaku kenalan lewat aplikasi kencan, lanjut intens via WhatsApp. Setelah sepakat bertemu, pelaku membonceng korban dan membawa korban berkeliling jalanan.
Namun drama berubah kelam ketika pelaku membawa korban ke gang sempit dengan alasan mau mengajaknya ke rumah. Begitu korban turun… motor langsung dirampas.
Pelaku tancap gas, meninggalkan korban sendirian, bingung, ketakutan, dan tanpa kendaraan. Benar-benar modus asmara jebakan maut.
Polisi Bergerak Cepat
Menerima kabar viral ini, aparat langsung turun tangan. Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan menyisir lokasi dan mengecek keterangan saksi.Â
“Saat ini Unit Reskrim sudah cek TKP dan mencari korban,” tegas Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, Rabu (5/11).
Namun ada fakta mengejutkan — belum ada laporan dari korban maupun keluarga. “Kami cek di Polsek belum ada laporan, di Polres juga belum,” tambahnya.
Kasus ini menambah daftar kejahatan bermodus aplikasi kencan.
Banyak pelaku menjaring korban perempuan dengan bujuk rayu, lalu: Dirampas motor, Disekap atau ditinggal, Bahkan ada yang dilecehkan!
Masyarakat—terutama perempuan—diminta ekstra waspada. Jangan mudah percaya kenalan online, apalagi langsung naik motor orang yang baru ditemui. (red)


















