Ijazah Asli Jokowi Ditunjukkan Polisi, Status Roy Suryo Cs Tak Berubah

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti kabel grounding hasil pencurian di puluhan SPBU Jakarta dan Bogor. (Posnews/Ist)

Petugas Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti kabel grounding hasil pencurian di puluhan SPBU Jakarta dan Bogor. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya menuntaskan gelar perkara khusus kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Saat ini, penyidik langsung mengebut pemberkasan Roy Suryo dan kawan-kawan yang telah berstatus tersangka.

Selanjutnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menegaskan penyidik sudah menyusun rencana penyidikan secara menyeluruh.

Polda Metro Jaya pun memprioritaskan pemberkasan seluruh klaster perkara agar proses hukum segera rampung.

“Penyidik berpedoman pada rencana penyidikan yang telah disusun untuk segera melakukan pemberkasan semua klaster,” ujar Iman saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/12/2025).

Iman menambahkan, percepatan pemberkasan menjadi rekomendasi utama hasil gelar perkara khusus yang digelar Senin (15/12/2025). Gelar perkara itu digelar atas permintaan para tersangka.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memastikan seluruh proses penyidikan berjalan profesional, proporsional, dan berbasis keilmuan.

Baca Juga :  Siber Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Open BO Pelajar Jakarta yang Dikendalikan dari Dalam Lapas Cipinang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, dalam gelar perkara khusus, tidak ada lagi perdebatan substansi soal keaslian ijazah.

“Penyidikan kami lakukan secara saintifik. Dalam forum gelar perkara, sebenarnya tidak ada lagi perdebatan soal ijazah,” tegas Budi.

Menurut Budi, konferensi pers digelar untuk meluruskan informasi sekaligus menyampaikan hasil resmi gelar perkara khusus kepada publik, termasuk tindak lanjut yang dilakukan penyidik.

Roy Suryo Cs Tetap Tersangka

Polda Metro Jaya menegaskan hasil gelar perkara khusus menyimpulkan Roy Suryo dan kawan-kawan tetap berstatus tersangka.

Penyidik menilai alat bukti telah memenuhi unsur pidana sesuai ketentuan KUHAP.

“Berdasarkan fakta hukum dan alat bukti sah, penyidik menetapkan tersangka dan melanjutkan pemberkasan perkara,” jelas Iman.

Dalam gelar perkara tersebut, penyidik juga menunjukkan ijazah asli atas nama Joko Widodo yang diterbitkan Fakultas Kehutanan UGM. Dokumen itu sebelumnya disita dari pelapor.

Baca Juga :  AS-Iran di Ambang Perang: Teheran Tuntut Perubahan

“Penyidik menampilkan ijazah asli Jokowi dengan persetujuan forum. Pengujian dilakukan sesuai SOP dan metodologi ilmiah,” ungkap Iman.

Penyidik memastikan uji laboratorium dilakukan dengan membandingkan dokumen sejenis dari tahun dan lembaga penerbit yang sama.

Meski demikian, Polda Metro Jaya membuka ruang hukum bagi para tersangka yang keberatan. Penyidik mempersilakan mereka mengajukan praperadilan sesuai mekanisme KUHAP.

Saat ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan tersangka yang terbagi dalam dua klaster. Klaster pertama meliputi Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis,

Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah. Klaster kedua meliputi Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma alias dr Tifa.

Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah memeriksa 130 saksi, menyita 17 jenis barang bukti, mengamankan 709 dokumen, serta meminta keterangan 22 ahli lintas bidang keilmuan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB