Kapolri Listyo Sigit dan PWI Pusat Sepakat Perkuat Sinergi Jelang HPN 2026

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi PWI Pusat di Mabes Polri untuk memperkuat sinergi jelang Hari Pers Nasional 2026. (Ist)

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi PWI Pusat di Mabes Polri untuk memperkuat sinergi jelang Hari Pers Nasional 2026. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Polri mendukung penuh terhadap kebebasan pers yang selama ini berjalan. Karena itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri memperkuat sinergi dengan insan pers.

Ia menyampaikan hal itu saat menerima audiensi Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (27/10).

Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret Polri mempererat hubungan dengan media menjelang Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Serang, Banten.

Dalam kesempatan itu, Kapolri Listyo Sigit menekankan bahwa wartawan merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Sinergi antara Polri dan PWI harus terus diperkuat. Apalagi usia Polri dan PWI sama-sama 79 tahun — usia yang matang dan harus semakin solid,” tegas Kapolri.

Polri Tegaskan Komitmen Hukum Pers Lewat Dewan Pers

Kapolri memastikan Polri menyelesaikan setiap delik hukum pers melalui mekanisme Dewan Pers, bukan lewat proses pidana langsung.

Baca Juga :  Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba Senilai Rp29 Triliun di Mabes Polri

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami selalu menindaklanjuti setiap perkara pers melalui Dewan Pers. Setiap keputusan Dewan Pers kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Selain itu, Polri tengah mengkaji sistem perlindungan khusus bagi jurnalis di wilayah rawan. Langkah ini dinilai Kapolri penting agar aparat di lapangan dapat memberikan pengamanan sesuai prosedur.

Kapolri menilai, langkah ini penting agar aparat di lapangan dapat memberikan pengamanan sesuai prosedur.

Lebih lanjut, Kapolri menyambut baik rencana pelatihan bersama Polri dan PWI untuk meningkatkan profesionalisme serta memperkuat kolaborasi kedua lembaga tersebut.

PWI Bersatu, Kapolri Beri Apresiasi

Kapolri turut mengapresiasi bersatunya kembali PWI setelah sempat dilanda dualisme kepengurusan.

“Kami senang PWI kini solid kembali. Harapan kami, ke depan PWI semakin kompak dan profesional,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri terhadap kebebasan pers dan penyelesaian sengketa jurnalistik.

Baca Juga :  Ranking FIFA Indonesia Turun Kalah dari Irak, Peluang Lolos Piala Dunia 2026 Pupus

“Kami berharap HPN 2026 menjadi momentum memperkuat persatuan insan pers nasional,” kata Akhmad Munir.

Hasil Audiensi: Sinergi Polri dan PWI Semakin Erat

Audiensi strategis ini dihadiri sejumlah pejabat utama Mabes Polri, di antaranya Komjen Syahardiantono, Komjen Fadil Imran, Irjen Anwar, Irjen Abdul Karim, Irjen Sandi Nugroho, dan Irjen Merdisyam.

Dari pihak PWI, hadir Zulmansyah Sekedang, Sasongko Tedjo, Marthen Susanto, Ariawan, Hilman Hidayat, Anrico Pasaribu, Edison Siahaan, dan Aiman Witjaksono.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pelatihan jurnalistik, Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan lomba karya jurnalistik.

Selain itu, Polri juga berkomitmen memberi dukungan penuh pada penyelenggaraan HPN 2026 di Serang, Banten, termasuk kegiatan sosial dan acara puncak peringatan.

Dengan begitu, sinergi antara Polri dan PWI semakin solid sebagai garda depan menjaga kemerdekaan pers, supremasi hukum, dan demokrasi di Indonesia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda
Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang
: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan
Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas
Reformasi Birokrasi Berbuah WBK 2025, Setjen DPD RI Perkuat Integritas
Trump Ancam Tindakan Keras dan Intelijen Rudal Israel
IPK Indonesia 2025 Turun ke 34, KPK Dorong Percepatan Reformasi Antikorupsi
Kasus Ayah Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anak, DPR Minta Pertimbangkan KUHP Baru

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:23 WIB

Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:06 WIB

Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:59 WIB

: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:46 WIB

Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Boven Digoel Papua, Pilot dan Kopilot Tewas

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:25 WIB

Reformasi Birokrasi Berbuah WBK 2025, Setjen DPD RI Perkuat Integritas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pembunuh senyap di balik meja kerja. Gaya hidup kurang gerak akibat pola kerja pasif kini memicu lonjakan kasus hipertensi dan diabetes pada generasi Z dan Milenial. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda

Rabu, 11 Feb 2026 - 18:23 WIB

Ilustrasi, Duka mendalam di pegunungan Rocky. Penembakan di Tumbler Ridge menjadi insiden sekolah paling mematikan kedua dalam sejarah Kanada, memicu gelombang simpati global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang

Rabu, 11 Feb 2026 - 17:06 WIB

Trump nampak mengantuk saat menghadiri rapat kabinet di Gedung Putih. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

: Donald Trump Ancam Blokir Akses dan Tuntut Kepemilikan

Rabu, 11 Feb 2026 - 15:59 WIB