Kapolri Pastikan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta dari Lingkungan Sekolah, 55 Siswa Jadi Korban

Jumat, 7 November 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Polri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β€” Kasus ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, mulai menemukan titik terang. Apa yang diungkapkan siswi di sekolah tersebut membuka tabir pelaku sebenarnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, terduga pelaku berasal dari lingkungan sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œInformasi sementara, pelaku masih dari lingkungan sekolah itu,” ujar Kapolri Sigit di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (7/11/2025).

Kapolri menegaskan, tim penyidik kini fokus mendalami identitas pelaku, termasuk latar belakang dan lingkungan rumahnya.

Baca Juga :  Demo 20 Ribu Buruh di Silang Monas, 1.392 Personel Gabungan Dikerahkan Polisi

β€œAnggota sedang melakukan pendalaman terkait identitas pelaku, lingkungannya, hingga rumahnya. Semua masih kami telusuri dan akan diinformasikan lebih lanjut,” kata Sigit.

Sementara itu, tujuh korban ledakan sudah dievakuasi ke RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Menurut Direktur Medis RS Yarsi, dr. Muhammadi, kondisi korban bervariasi.

β€œSatu korban kategori red zone sedang menjalani operasi darurat akibat luka di perut. Lima lainnya masuk yellow zone karena gangguan pendengaran akibat barotrauma, sedangkan satu korban green zone hanya luka ringan,” jelasnya.

Baca Juga :  Produsen Minyak Teluk Aktifkan Jalur Lintas Darat Guna Hindari Selat Hormuz

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyebut total ada 55 korban luka akibat ledakan yang mengguncang sekolah tersebut. Polisi juga telah membuka posko bantuan di RS Islam Jakarta Cempaka Putih dan RS Yarsi untuk membantu keluarga korban.

β€œAda yang luka ringan, ada yang sedang, dan sebagian sudah pulang. Kami terus memantau perkembangan korban,” ujar Asep.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih diselidiki, termasuk kemungkinan adanya unsur bahan peledak rakitan di lokasi kejadian. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Berita Terbaru