Kasus Ijazah Jokowi Memanas, Roy Suryo Minta Uji Forensik Ulang oleh BRIN atau UI

Senin, 22 Desember 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Copy Ijazah Jokowi. Dok: Istimewa

Foto Copy Ijazah Jokowi. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terus bergulir dan kembali memanas. Pihak Roy Suryo kembali mendatangi Polda Metro Jaya dan secara terbuka menekan polisi agar mengulang uji laboratorium forensik (labfor) ijazah Jokowi secara independen.

Tak berhenti di situ, kubu Roy Suryo menilai uji labfor versi Bareskrim Polri belum memadai.

Karena itu, mereka ngotot meminta uji forensik independen digelar sebelum perkara masuk persidangan, agar hasilnya menjadi pembanding sekaligus senjata di meja hijau.

Sebagai langkah konkret, kuasa hukum Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin, mengaku telah menyiapkan surat resmi permohonan uji labfor ulang.

Baca Juga :  Cegah Tawuran di Tanjung Priok, Remaja Bawa Celurit Ditangkap Polisi Dini Hari

“Kami sudah menyiapkan surat permintaan resmi untuk uji labfor independen,” semprot Khozinudin di Polda Metro Jaya, Senin (22/12/2025),

Lebih jauh, Roy Suryo Cs langsung menunjuk dua lembaga besar sebagai kandidat pelaksana uji forensik, yakni Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) atau Laboratorium Forensik Universitas Indonesia.

Mereka bahkan menantang penyidik memilih sendiri lembaga yang dianggap paling netral dan bebas intervensi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Silakan penyidik menentukan institusi yang melakukan uji lab independen,” tegas Khozinudin.

Baca Juga :  Roy Suryo Yakin Ijazah Jokowi 99,9% Palsu, Bonatua Sebut Dokumen untuk Publik

Meski demikian, kubu Roy Suryo mengakui belum ada aturan hukum khusus yang mengatur uji labfor ulang.

Namun, mereka menyodorkan preseden kuat dengan menyinggung kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat yang sempat menjalani autopsi ulang demi membuka fakta.

“Seluruh kewenangan ada di tangan penyidik. Karena itu, uji labfor ulang sangat mungkin dilakukan,” tandas Khozinudin.

Desakan keras ini membuat isu ijazah Jokowi kembali memerah dan menyedot perhatian publik nasional.

Kini sorotan tajam mengarah ke Polda Metro Jaya—apakah akan mengabulkan uji ulang atau justru kembali memantik kontroversi baru.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB