Kebakaran Hebat Lahap 20 Rumah di Benhil, 150 Warga Mengungsi ke GOR Tanah Abang

Senin, 17 November 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Api mengamuk membakar permukiman padat penduduk di Jalan Bendungan Hilir No. 118, RT 13 / RW 6, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025) malam.

Insiden ini menghanguskan 20 rumah dan memaksa 150 warga mengungsi. Dan ada dua warga luka ringan akibat paparan panas dan asap ketika menyelamatkan diri.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api merambat cepat di kawasan padat penduduk, namun petugas damkar sigap mengendalikan kobaran sebelum meluas. Ada sekitar 100 personel Damkar ikut berjibaku menjinakkan kobaran.

Baca Juga :  Buron Narkoba Koh Erwin Dibekuk Bareskrim Polri di Perairan Asahan, Nyaris Lolos ke Malaysia

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iya kebakarannya jam 8 malam, sekarang sudah padam,” ujar Andri, petugas call center Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025).

Dugaan awal menyebut korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran. Menurut pemilik bangunan, ada percikan api dari panel listrik yang tiba-tiba membesar.

20 Rumah Hangus, 150 Warga Terpaksa Keluar Rumah

BPBD DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa kebakaran tersebut berdampak pada 20 rumah dengan total 30 KK atau 150 jiwa yang harus mengungsi.

Terdampak 20 rumah, 30 KK, 150 jiwa. Lokasi RW 06, RT 13,” jelas Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Turunkan 2.511 Personel Amankan Reuni Akbar 212 di Monas

Untuk memastikan keselamatan warga, petugas langsung mendirikan tenda pengungsian.

Saat ini, seluruh warga terdampak ditempatkan di GOR Tanah Abang, yang dijadikan pusat pengungsian sementara. Tenda darurat milik BPBD dari Kelurahan Benhil juga telah didirikan untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Lokasi pendirian tenda di GOR Tanah Abang. Tenda BPBD dari Kelurahan Benhil,” tambah Yohan.

Petugas gabungan masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah kerugian material serta kebutuhan warga di lokasi pengungsian. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB