Kenaikan Harga Chip LPDDR5X Ancam Target Harga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kenaikan harga chip memori LPDDR5X akibat ledakan industri AI diprediksi membuat handheld PlayStation 6 dibanderol lebih dari US$600. Dok: Istimewa.

Kenaikan harga chip memori LPDDR5X akibat ledakan industri AI diprediksi membuat handheld PlayStation 6 dibanderol lebih dari US$600. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, TOKYO — Ambisi Sony menghadirkan handheld PlayStation 6 dengan harga yang masih masuk akal kini menghadapi masalah serius. Kenaikan harga chip memori LPDDR5X akibat permintaan pusat data AI membuat target harga sekitar US$600 semakin sulit tercapai.

Peringatan dari Leaker AMD Kepler_L2

Informasi ini datang dari leaker AMD bernama Kepler_L2 lewat forum NeoGAF. Ia menyebut harga US$600 untuk handheld PlayStation generasi berikutnya tidak realistis.

Menurutnya, LPDDR menjadi salah satu komponen yang mengalami kenaikan harga paling besar. Penyebabnya adalah semakin banyak pusat data yang menggunakan memori jenis ini.

Sebagai catatan, Sony sendiri belum mengumumkan PlayStation 6. Perusahaan bahkan belum mengungkap versi handheld, harga, maupun spesifikasi resminya.

Kebutuhan Memori Besar untuk Handheld

Masalah ini menjadi lebih serius karena bocoran sejauh ini mengaitkan handheld tersebut dengan kebutuhan memori LPDDR5X dalam jumlah besar.

Bocoran sebelumnya menyebut konfigurasi sekitar 24 GB LPDDR5X. Jenis memori ini cocok untuk perangkat bertenaga baterai karena konsumsi dayanya relatif rendah.

Jika harga komponen ini terus naik, Sony harus memilih di antara tiga opsi. Perusahaan bisa memangkas spesifikasi, menerima margin keuntungan lebih tipis, atau menjual perangkat dengan harga lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

Bukan Masalah Baru di Industri Memori

Kenaikan harga memori sendiri bukan berita baru. Ledakan pembangunan pusat data untuk kebutuhan AI membuat permintaan berbagai jenis memori meningkat.

Baca Juga :  Sony Resmi Meluncurkan Kamera Cinema Line FX5

Produsen pun harus membagi kapasitas produksi antara kebutuhan server dan perangkat konsumen. Dampaknya sudah terlihat di pasar hardware gaming.

Laporan sebelumnya bahkan menyebut biaya RAM sebagai salah satu tantangan yang Sony harus perhitungkan dalam menentukan masa depan PS6.

Dilema Harga versus Daya Tarik Produk

Persoalannya bukan sekadar apakah Sony bisa membuat handheld tersebut. Pertanyaan sesungguhnya adalah apakah Sony masih bisa memposisikan perangkat itu sebagai alternatif yang lebih terjangkau dibanding konsol generasi berikutnya.

Jika Sony mempertahankan spesifikasi yang perusahaan inginkan, harga bisa naik. Sebaliknya, jika perusahaan memangkas spesifikasi, daya tarik perangkat di mata gamer yang mengharapkan pengalaman setara konsol bisa ikut berkurang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT
Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan
Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked
Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar
Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA
Steam Big Picture Mode Dapatkan Pembaruan Tampilan Big Art
Penjualan GPU Gaming PC Naik 10,4 Persen pada Q2 2026
GTA 5 Versi PS5 Berhasil Dijalankan di PC Lewat Emulator

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:43 WIB

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 September 2026 - 14:30 WIB

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 September 2026 - 12:36 WIB

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 September 2026 - 11:31 WIB

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 September 2026 - 10:36 WIB

Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB