Demo AMPSI di DPRD DKI Jakarta, Mahasiswa Tuntut Transparansi Tunjangan dan Anggaran BUMD

Kamis, 4 September 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Massa AMPSI membawa spanduk tuntutan transparansi tunjangan DPRD saat berunjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (4/9/2025). (Dok-Istimewa)

Massa AMPSI membawa spanduk tuntutan transparansi tunjangan DPRD saat berunjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (4/9/2025). (Dok-Istimewa)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Massa Aliansi Mahasiswa Peduli Sosial dan Demokrasi (AMPSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (4/9/2025). Mereka menuntut transparansi terkait tunjangan anggota DPRD dan pengelolaan anggaran BUMD DKI.

Pantauan di lokasi, massa tiba sekitar pukul 12.00 WIB dengan satu mobil komando dan membawa spanduk berisi tuntutan. Lalu lintas di sekitar jalan Kebon Sirih tetap ramai lancar, sementara sejumlah personel gabungan berjaga di lokasi. Salah satu orator berteriak, “Kami minta transparansi dari DPRD. Apa saja yang sudah kalian nikmati dari pajak kami. Tunjangan kalian diduga melebihi DPR RI. Gerakan ini akan terus kami kawal.”

Baca Juga :  BEM SI Tunda Demo Jakarta Hari Ini, Lanjut Selasa 2 September 2025

Tiga tuntutan utama AMPSI:

  1. Transparansi dan evaluasi gaji serta tunjangan DPRD DKI yang dinilai lebih tinggi dari DPR RI.

    ADVERTISEMENT

    ads

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  2. Penurunan dan penghapusan tunjangan anggota DPRD yang dianggap berlebihan.

  3. Audit menyeluruh laporan keuangan BUMD DKI, khususnya Darma Jaya, Pasar Jaya, Food Station, PAM Jaya, dan Jakpro.

Berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 415 Tahun 2022, tunjangan perumahan pimpinan DPRD mencapai Rp 78,8 juta per bulan termasuk pajak, sementara anggota DPRD menerima Rp 70,4 juta per bulan. Aturan ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 dan Peraturan Gubernur DKI Nomor 17 Tahun 2022, yang menyatakan tunjangan diberikan apabila pemerintah daerah belum menyediakan rumah jabatan.

Baca Juga :  Skandal Parkir Liar di Aset Pemprov DKI, Kerugian Capai Rp37,8 Miliar

Respons DPRD DKI Jakarta

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah, menegaskan dewan saat ini fokus memulihkan fasilitas umum pasca demo ricuh sebelumnya. “Kita masih membahas perbaikan fasilitas yang kemarin dirusak. Anggaran tunjangan masih dalam pembahasan,” ujarnya singkat.

Dengan demikian, DPRD memastikan pembahasan anggaran tunjangan anggota masih berjalan, sementara mahasiswa dan masyarakat terus menuntut transparansi keuangan publik. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB