Kerugian Rp12,14 Miliar, Polisi Kejar Aset Bos Hanania Travel

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memberikan keterangan terkait penelusuran aset bos Hanania Travel dalam kasus dugaan penipuan perjalanan umrah. (Posnews/Ist)

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memberikan keterangan terkait penelusuran aset bos Hanania Travel dalam kasus dugaan penipuan perjalanan umrah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya memburu aset milik bos Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF), dalam penyidikan kasus dugaan penipuan perjalanan umrah.

Langkah ini dilakukan untuk melacak aliran dana sekaligus memulihkan kerugian calon jemaah yang gagal berangkat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menegaskan penyidik tidak hanya fokus pada proses pidana terhadap tersangka, tetapi juga berupaya mengembalikan hak para korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak hanya memproses pelaku secara hukum, tetapi juga berupaya memulihkan kerugian yang dialami para korban,” kata Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (2/6/2026).

Polda Metro Lacak Aset dan Aliran Dana

Menurut Iman, penelusuran aset menjadi bagian penting dalam penanganan kasus tersebut. Penyidik kini mendalami kemungkinan aliran dana yang mengalir ke berbagai pihak maupun digunakan untuk kepentingan lain di luar perjalanan umrah.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Karena itu, polisi akan menelusuri seluruh aset dan transaksi yang berkaitan dengan tersangka guna membuka peluang pengembalian kerugian korban.

“Kami akan memaksimalkan tracing aset dan aliran dana yang digunakan tersangka, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pemulihan kerugian para korban,” ujarnya.

Dana Korban Diharapkan Kembali untuk Berangkat Umrah

Lebih lanjut, Iman berharap hasil penelusuran aset dapat membantu mewujudkan harapan para korban untuk tetap menjalankan ibadah umrah.

Polda Metro Jaya, kata dia, akan mengoptimalkan seluruh langkah hukum guna menyelamatkan aset yang masih dapat ditelusuri.

“Mudah-mudahan aset yang berhasil ditemukan nantinya dapat digunakan untuk memenuhi hak para korban, termasuk membantu keberangkatan umrah mereka,” katanya.

Uang Jemaah Diduga Dipakai di Luar Kepentingan Umrah

Sebelumnya, penyidik mengungkap dugaan penyalahgunaan dana milik jemaah yang menyebabkan keberangkatan umrah gagal terlaksana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Ahmad Syah Farhan, sebagian dana jemaah diduga digunakan untuk kebutuhan di luar operasional perjalanan umrah.

Baca Juga :  Sidak Bapokting di Jakarta Timur, Stok Aman tapi Cabai Masih Rp110 Ribu

“Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian dana digunakan untuk kepentingan di luar perjalanan umrah para jemaah,” ungkap Iman.

Tak hanya itu, polisi menemukan indikasi penggunaan dana untuk membayar sejumlah influencer sebagai bagian dari strategi pemasaran dan promosi paket umrah.

“Sebagian dana juga digunakan untuk membayar influencer dalam kegiatan marketing,” jelasnya.

Kerugian Korban Capai Rp12,14 Miliar

Dalam perkara ini, Ahmad Syah Farhan telah dijerat dengan pasal dugaan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya menerima dua laporan polisi terkait Hanania Travel. Jumlah korban mencapai puluhan orang dengan total kerugian sekitar Rp12,14 miliar.

Penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk menelusuri aset dan aliran dana yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan tersangka. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Bekasi dan Bogor
Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap
SDN Kebayoran Lama Roboh Hampir 2 Tahun, Siswa Belajar di Ruang Darurat
Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono
Polemik Ucapan Hotman Paris Memanas, PWI Tempuh Jalur Hukum
Cuma Melintas dari Thamrin City, Sopir Mengaku Dipalak Uang Rp 25 Ribu
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay Hilang Misterius, Diduga Diculik dari Restoran

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:26 WIB

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:15 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Bekasi dan Bogor

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:55 WIB

Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:12 WIB

SDN Kebayoran Lama Roboh Hampir 2 Tahun, Siswa Belajar di Ruang Darurat

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono

Berita Terbaru

Langkah taktis pereda ketegangan kawasan. Arab Saudi dan UEA meluncurkan pesan persaudaraan serentak di media sosial guna mengakhiri perselisihan geopolitik beberapa bulan terakhir. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:00 WIB