Kerusuhan Kalibata, Polda Metro Buru Pembakar Kios – Kerugian Tembus Rp1,2 Miliar

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya terus memburu pelaku pembakaran kios di Kalibata, Jakarta Selatan, yang dipicu aksi pengeroyokan brutal hingga menewaskan dua penagih utang alias mata elang, Kamis (11/12/2025).

Aparat menegaskan kasus ini menjadi atensi serius karena menimbulkan korban jiwa dan kerugian besar.

Sejalan dengan itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan penyidik masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi meminta publik memberi ruang agar penyelidikan berjalan maksimal hingga seluruh pelaku terungkap.
“Perkara ini masih kami dalami. Kami beri ruang kepada penyelidik untuk menuntaskan kasus ini,” tegas Budi, Jumat (19/12/2025).

Baca Juga :  Kemenhaj Siapkan Kawal Haji sebagai Pusat Aduan dan Klarifikasi Isu Haji 2026

Sementara itu, polisi telah memeriksa sedikitnya 20 saksi, termasuk para korban pembakaran kios, sepeda motor, dan mobil yang ikut dilalap api dalam kericuhan maut tersebut.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengurai peran masing-masing pihak dalam insiden berdarah itu.

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya mencatat total kerugian material akibat aksi anarkis itu menembus Rp1,2 miliar.

Kerusakan mencakup warung tenda milik warga, sejumlah sepeda motor, satu unit mobil, hingga kaca dan bangunan rumah warga yang dihancurkan massa.

Di sisi lain, Budi menegaskan tidak ada hambatan berarti dalam pengungkapan perkara, namun penyidik harus memastikan setiap tindakan hukum didukung bukti kuat dan keterangan saksi yang saling berkaitan.

Baca Juga :  DPRD DKI Usul CCTV dan Patroli Rutin untuk Redam Kriminalitas

Polisi menolak menangkap sembarang orang tanpa peran jelas dalam kejadian.

“Semua harus saling terhubung antara peristiwa, barang bukti, dan peran masing-masing. Kami pastikan akan ada upaya paksa dan kasus ini segera kami rilis ke publik,” tandasnya.

Kerusuhan maut di depan TMP Kalibata menewaskan dua debt collector dan menghanguskan puluhan aset warga di Jakarta Selatan.

Polisi memastikan pengejaran pelaku terus berlangsung hingga seluruh pihak yang terlibat diproses hukum tanpa pandang bulu.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Minggu, 13 September 2026 - 15:40 WIB

Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Berita Terbaru