Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ribuan penari dari berbagai penjuru dunia membuat kawasan Symphony of the Sea, Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, bergemuruh.

Sebanyak 2.713 penari dari 12 negara tampil bersama membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi pada Sabtu (12/9/2026).

Gerakan yang awalnya lahir dari budaya Betawi itu berubah menjadi pertunjukan kolosal lintas negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan penari bergerak dalam irama yang sama hingga aksi tersebut berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Peristiwa itu menjadi salah satu agenda utama 5th Indonesia International Culture Festival (IICF) 2026. Festival ini mengusung semangat pelestarian budaya, keberagaman, sekaligus olahraga.

Tari Jali-Jali Menyatukan 12 Negara

Tak sekadar mengejar rekor, penampilan kolosal tersebut membawa pesan bahwa budaya lokal mampu menjadi bahasa yang dipahami masyarakat dunia.

Sebanyak 12 negara ikut ambil bagian, yakni Amerika Serikat, Rusia, Polandia, Mongolia, Korea Selatan, India, Filipina, Sri Lanka, Malaysia, Thailand, Turki, dan Indonesia.

Dari satu panggung, berbagai latar belakang budaya bertemu. Namun, para peserta menyatukan gerakan dalam satu tarian khas Betawi.

Momen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa budaya daerah tidak harus kehilangan identitas ketika masuk ke panggung internasional.

Sebaliknya, kekayaan tradisi Nusantara justru dapat menjadi daya tarik ketika dikemas secara kreatif.

Baca Juga :  Jakarta Gandeng Danantara Bangun PLTSa, Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

IICF 2026 Dorong Generasi Muda Kenal Budaya

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Daniel Windriatmoko mengatakan IICF 2026 diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia, terutama di kalangan pelajar.

Festival ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan tari. Penyelenggara juga menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan peserta dalam negeri dan mancanegara.

Pada Sabtu (12/9/2026), agenda IICF meliputi International Dance Competition, pemecahan rekor MURI Tari Jali-Jali Betawi, Drawing Coloring Competition, dan Face Painting.

Sementara pada Minggu (13/9/2026), rangkaian kegiatan berlanjut dengan International Beach Parade Competition, Solo Dance Competition, serta Bazaar dan Multi Produk UMKM.

Dengan demikian, festival tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk belajar mengenal seni serta tradisi dari berbagai negara.

Juri Internasional Ikut Meriahkan Festival

Untuk memperkuat nuansa internasional, IICF 2026 turut menghadirkan juri dari International of Folklore Festivals Organization (IOFF).

Kehadiran juri internasional memberikan warna tersendiri dalam kompetisi seni yang digelar selama festival.

Para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan menari, tetapi juga membawa identitas budaya masing-masing.

IICF 2026 sendiri merupakan festival internasional yang berlangsung pada 10–16 September 2026 dengan sejumlah kegiatan berpusat di Jakarta, termasuk kawasan Ancol dan TMII.

Budaya Lokal Naik Kelas, UMKM Ikut Bergerak

Di sisi lain, festival budaya juga membuka peluang bagi sektor ekonomi kreatif. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah serta negara dapat menggerakkan aktivitas usaha, termasuk UMKM yang mengikuti bazaar.

Baca Juga :  Sakit Sepekan, Pria Obesitas di Jatinegara Dievakuasi ke Rumah Sakit

Artinya, pelestarian budaya tidak berhenti pada panggung pertunjukan. Ketika dikemas menjadi festival, budaya juga dapat menciptakan ruang ekonomi bagi masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan tujuan IICF 2026 untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan UMKM, sekaligus memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi budaya kepada masyarakat internasional.

Bagi Jakarta, agenda seperti ini juga memperkuat citra ibu kota sebagai ruang pertemuan berbagai budaya.

Tradisi Betawi yang tampil di Ancol menjadi salah satu contoh bahwa budaya lokal dapat menjadi bagian dari percakapan global.

Ancol Jadi Ruang Pertemuan Budaya Dunia

Daniel menyampaikan, Ancol mendukung IICF 2026 sebagai wadah kolaborasi untuk mengemas kekayaan tradisi Nusantara secara kreatif dan autentik.

Bagi Ancol, penyelenggaraan festival budaya juga sejalan dengan komitmen menghadirkan hiburan yang tidak sekadar menghibur, tetapi memiliki unsur seni, budaya, pengetahuan, dan edukasi.

Pada akhirnya, 2.713 penari yang bergerak bersama di Ancol bukan hanya mencatatkan sebuah rekor.

Mereka membawa pesan sederhana tetapi kuat: budaya lokal akan tetap hidup jika generasi muda mau mengenal, mencintai, dan berani memperkenalkannya kepada dunia.

Tari Jali-Jali pun membuktikan bahwa warisan budaya Jakarta dapat melangkah jauh.

Dari panggung Ancol, gerakan khas Betawi menyatukan peserta dari 12 negara dalam satu semangat keberagaman.

Inilah wajah budaya Indonesia ketika tradisi tidak hanya dijaga, tetapi juga diberi ruang untuk tumbuh dan dikenal dunia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan
Jakarta hingga Bogor Berpotensi Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 9 September 2026
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah, Hujan Ringan Mengintai

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB