Kesepakatan Lisensi Baru Buka Jalan bagi Remake Commodore

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepakatan lisensi baru membuka jalan bagi remake Commodore Amiga berbasis FPGA. Dok: Istimewa.

Kesepakatan lisensi baru membuka jalan bagi remake Commodore Amiga berbasis FPGA. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Popularitas perangkat retro terus menunjukkan kebangkitan belakangan ini. Commodore 64 Ultimate menjadi salah satu contoh nyata tren tersebut.

Meski begitu, kisah Commodore Amiga jauh lebih rumit dibanding Commodore 64. Bukan keterbatasan teknologi yang menjadi penyebabnya, melainkan kusutnya kepemilikan hak cipta dan merek dagang.

Berbagai pihak memegang kepemilikan tersebut secara terpisah sejak Commodore bangkrut pada era 1990-an. Kini, setelah puluhan tahun menjadi batu sandungan, hambatan ini akhirnya menemukan titik terang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua Kesepakatan Penting Amiga Corporation

Amiga-News melaporkan bahwa Amiga Corporation berhasil mencapai dua kesepakatan penting. Perusahaan ini menggandeng Commodore International dan Hyperion Entertainment dalam proses tersebut.

Kesepakatan pertama menetapkan kerangka lisensi yang memperjelas penggunaan merek dagang, perangkat lunak, serta dokumentasi Commodore dan Amiga. Kesepakatan kedua mengakhiri sengketa hukum seputar pengembangan AmigaOS 4 yang berlangsung sejak 2009.

Baca Juga :  Baterai Monster 8.000 mAh dan Layar AMOLED 144 Hz

Peluang Remake Berbasis FPGA Kian Realistis

Terobosan di sisi legalitas ini membuka peluang lebih realistis bagi kehadiran Commodore Amiga Remake berbasis FPGA. Penggemar hardware retro tentu sudah akrab dengan istilah FPGA.

Teknologi ini memungkinkan perangkat modern mereplikasi perilaku hardware asli dengan akurasi jauh lebih tinggi dibanding emulasi berbasis software. Pendekatan serupa sebelumnya sudah membuktikan hasilnya lewat Commodore 64 Ultimate.

Commodore 64 Ultimate berhasil menghadirkan kembali pengalaman komputer klasik dengan dukungan konektivitas modern tanpa mengorbankan kompatibilitas. Kehadiran versi FPGA untuk Amiga tentu menjadi proyek yang jauh lebih ambisius mengingat kompleksitas arsitekturnya.

Bukan Berarti Peluncuran Sudah di Depan Mata

Meski demikian, kesepakatan ini belum menjamin Commodore Amiga Remake akan segera muncul. Pihak Commodore masih berfokus memenuhi permintaan pasar akan Commodore 64 Ultimate.

Sementara itu, Retro Games Ltd juga tengah menyiapkan proyek lain bernama THEA1200 dengan pendekatan emulasi. Kesepakatan lisensi ini pun lebih berfungsi sebagai pembuka jalan, bukan konfirmasi produk baru akan segera meluncur.

Baca Juga :  Huawei Umumkan Nova 16s Series untuk Pasar Global

Kabar Baik bagi Industri Retro Gaming

Terlepas dari itu, perkembangan ini tetap menjadi kabar baik bagi industri retro gaming. Selama bertahun-tahun, banyak proyek kebangkitan perangkat klasik gagal berkembang karena terbentur persoalan hak cipta dan lisensi.

Kini, kesepakatan ini memperjelas kepemilikan aset serta hak pengembangan AmigaOS. Peluang menghadirkan kembali mikrokomputer paling berpengaruh dalam sejarah video game pun menjadi jauh lebih realistis.

Warisan Amiga bagi Industri Game dan Multimedia

Bagi gamer modern, nama Amiga mungkin terdengar asing dibanding PlayStation atau PC gaming. Namun bagi industri, Amiga menjadi salah satu fondasi lahirnya banyak inovasi di dunia game dan multimedia.

Jika proyek FPGA ini benar-benar terwujud, nostalgia bukan satu-satunya hal yang akan kembali. Generasi baru pun berkesempatan merasakan pengalaman memakai salah satu komputer legendaris dengan kualitas mendekati perangkat aslinya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT
Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan
Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked
Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar
Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA
Steam Big Picture Mode Dapatkan Pembaruan Tampilan Big Art
Penjualan GPU Gaming PC Naik 10,4 Persen pada Q2 2026
GTA 5 Versi PS5 Berhasil Dijalankan di PC Lewat Emulator

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:43 WIB

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 September 2026 - 14:30 WIB

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 September 2026 - 12:36 WIB

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 September 2026 - 11:31 WIB

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 September 2026 - 10:36 WIB

Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB