POSNEWS.CO.ID, SAN JOSE – Produsen memori global Kioxia meluncurkan inovasi mutakhir untuk kebutuhan server AI dan pusat data.
Sebab, perusahaan resmi memperkenalkan lini SSD kelas enterprise Kioxia CM9 Series dalam bentuk varian E3.S.
Inovasi ini mengusung dukungan teknologi pendingin cair langsung atau Direct Liquid Cooling (DLC).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, perangkat mampu melepas panas komponen secara efisien melalui pelat dingin khusus.
Meskipun demikian, perangkat penyimpanan ini tetap mendukung penggunaan pada lingkungan server berpendingin udara konvensional.
Keunggulan Teknologi DLC dan Performa Kecepatan Tinggi
Penggunaan teknologi DLC menyalurkan panas komponen NAND secara langsung ke sistem pendingin cair server.
Bahkan, pengelolaan suhu yang optimal ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan daya listrik secara signifikan.
Selain itu, pengelola pusat data mampu menempatkan lebih banyak unit server dalam satu rak.
Di samping itu, Kioxia CM9-DLC mengadopsi antarmuka PCIe 5.0 beserta protokol NVMe 2.0 modern.
Selanjutnya, produsen menyediakan kapasitas penyimpanan hingga 30,72 TB untuk varian read-intensive berdaya tahan 1 DWPD.
Sementara itu, varian mixed-use menawarkan kapasitas 25,6 TB dengan tingkat daya tahan mencapai 3 DWPD.
Bahkan, SSD ini mencatatkan kecepatan baca sekuensial hingga 14,8 GB/s dan kecepatan tulis 11 GB/s.
Selain itu, performa acak perangkat menembus angka 3,4 juta IOPS baca dan 800 ribu IOPS tulis.
Kesesuaian Beban Kerja AI dan Tahap Pengujian Pasar
Oleh sebab itu, spesifikasi tinggi ini memproses beban kerja intensif seperti caching data AI secara cepat.
Bahkan, perangkat mengelola pemrosesan KV cache pada model bahasa besar secara lancar.
Saat ini, Kioxia CM9-DLC baru memasuki tahap pengujian sampel bagi para mitra industri.
Meskipun belum menjual secara bebas, produsen memamerkan inovasi ini dalam ajang OCP Global Summit 2026.
Acara pameran teknologi ini berlangsung pada 12 hingga 15 Oktober 2026 di San Jose, Amerika Serikat.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













