Qualcomm Naikkan Tarif Chipset Snapdragon Dua Digit

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sinyal lonjakan harga gawai global. Qualcomm menaikkan harga chipset Snapdragon mulai 1 September akibat keterbatasan rantai pasok dan kapasitas manufaktur TSMC. Dok: Istimewa.

Sinyal lonjakan harga gawai global. Qualcomm menaikkan harga chipset Snapdragon mulai 1 September akibat keterbatasan rantai pasok dan kapasitas manufaktur TSMC. Dok: Istimewa.

SAN DIEGO, POSNEWS.CO.ID – Konsumen gawai Android harus bersiap menghadapi potensi lonjakan harga smartphone baru.

Kenaikan Tarif Snapdragon Dua Digit

Qualcomm menaikkan harga produk chipset Snapdragon secara resmi.

Kebijakan kenaikan tarif ini menyasar seluruh pengiriman barang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembang memberlakukan tarif baru mulai 1 September mendatang.

Laporan media Bloomberg membeberkan bocoran penyesuaian harga tersebut.

Baca Juga :  Startup China Moonshot Rilis Model AI Kimi K3 Terkuat

Kenaikan biaya komponen menyentuh persentase dua digit.

Manajemen Qualcomm mengaku tidak sanggup menyerap beban biaya.

Oleh karena itu, perusahaan melimpahkan beban biaya ke pelanggan.

Ketergantungan Pada Manufaktur TSMC

Sementara itu, kendala rantai pasok memperparah krisis pasokan komponen.

Qualcomm sangat bergantung pada fasilitas manufaktur milik TSMC.

Padahal, raksasa teknologi lain memperebutkan kapasitas pabrik TSMC.

Apple dan NVIDIA menyedot sebagian besar kapasitas produksi tersebut.

Alhasil, Qualcomm menghadapi keterbatasan opsi dalam jangka pendek.

Baca Juga :  Membongkar Kekerasan Simbolik di Ruang Rapat

Perusahaan kini gencar mencari pemasok komponen alternatif lainnya.

Dampak Luar Biasa Bagi Konsumen

Di sisi lain, kebijakan ini memicu dampak sangat luas.

Banyak produsen smartphone mengandalkan chipset Snapdragon pada produk mereka.

Produsen gawai kini menghadapi pilihan yang sangat dilematis.

Vendor harus menanggung beban biaya atau menaikkan harga jual.

Beberapa merek gawai sebenarnya telah menaikkan harga produk.

Kenaikan harga mendominasi segmen entry-level dan kelas menengah.

Kini publik menantikan respons produsen gawai pasca-September mendatang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo
MSI Rilis Seri DRACO EPIC EDITION Sambut Ulang Tahun
Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%
Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2
Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri
Anthropic Tunjuk Mariano-Florentino Cuéllar Sebagai Pejabat
Dell Rilis Trio Alienware 16X Aurora, Area-51 16, dan Area-51
Apple Tunjuk Samsung Display Garap Panel MacBook OLED

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:59 WIB

MSI Rilis Seri DRACO EPIC EDITION Sambut Ulang Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB