POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Valve memperluas dukungan SteamOS ke lebih banyak handheld pihak ketiga lewat update beta terbaru. Perangkat dari MSI, OneXPlayer, hingga handheld berbasis ARM kini mendapatkan dukungan tambahan.
Peran Strategis SteamOS bagi Valve
Bagi Valve, keberadaan SteamOS tidak kalah penting dibanding perangkat baru yang mereka rilis, seperti Steam Machine dan Steam Frame. Sistem operasi ini memungkinkan Valve mewujudkan pengalaman bermain konsol yang mudah ke PC gaming dan handheld.
Kini lewat update beta terbaru, Valve memperluas dukungan tersebut untuk menjangkau lebih banyak handheld pihak ketiga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rincian Update SteamOS 3.8.25 Beta
Lewat SteamOS 3.8.25 Beta, Valve meningkatkan dukungan untuk sejumlah perangkat handheld dari MSI dan OneXPlayer. Dukungan gamepad turut hadir untuk MSI Claw 8 EX AI+ berbasis Intel x86.
Handheld berbasis ARM seperti Konkr FIT dan AYANEO Pocket S2 juga mendapatkan dukungan serupa. Status update ini masih tahap beta, sehingga belum semua fungsi terjamin berjalan sempurna.
Daftar Perangkat Kompatibel Semakin Luas
Berkat penambahan update ini, daftar perangkat yang kompatibel dengan SteamOS semakin melebar. Selain Steam Deck dan perangkat resmi seperti Lenovo Legion Go S serta Legion Go 2, sejumlah handheld lain kini masuk kategori dukungan beta.
Perangkat tersebut mencakup ASUS ROG Ally, ROG Ally X, Lenovo Legion Go, hingga berbagai handheld berbasis AMD lainnya. Pemilik handheld Windows kini memiliki alternatif yang semakin matang jika ingin mengganti sistem operasi bawaan mereka.
Perubahan Strategi Signifikan Valve
Bagi Valve, perkembangan ini dapat dikatakan sebagai perubahan strategi yang cukup signifikan. Sistem operasi buatan Valve awalnya menjadi salah satu pembeda utama perangkat Steam dari para kompetitornya.
Namun, keputusan membuka akses penggunaan sistem operasi ini justru memperluas ekosistem Steam secara signifikan. Langkah ini tentunya berpotensi meningkatkan jumlah pengguna platform tersebut.
Tantangan Kompatibilitas Game
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus Valve selesaikan. Masalah kompatibilitas game saat ini masih menjadi penghalang utama bagi penggunanya.
Sejumlah game multiplayer tampaknya masih mengalami masalah karena bergantung pada sistem anti-cheat tertentu. Selain itu, beberapa game lain juga membutuhkan kompatibilitas penuh dengan Windows agar dapat berjalan optimal.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














