Kontak Tembak di Papua, Aparat Kuasai Markas KKB dan Amankan Ratusan Amunisi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. (Posnews/Ist)

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Habema, Satgas Rajawali, dan Operasi Damai Cartenz 2026 menindak tegas DPO yang mengaku sebagai Panglima Kodap III D, Dulla Aibon Kogoya, pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 22.40 WIT.

Saat personel mendekati markas persembunyian, kelompok kriminal bersenjata (KKB) langsung melakukan perlawanan. Akibatnya, kontak tembak tak terhindarkan.

Namun setelah baku tembak berlangsung, kelompok tersebut melarikan diri dan meninggalkan markas yang selama ini mereka kuasai.

Selanjutnya, aparat berhasil menguasai lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti penting.

Sita 561 Amunisi dan Puluhan Perangkat Komunikasi

Dalam penggeledahan, aparat menyita 561 butir amunisi berbagai kaliber untuk senjata laras panjang dan pendek, serta 10 magazen untuk senjata jenis SS1 dan AK-101.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini 8 Agustus 2025: BMKG Prakirakan Hujan Guyur Wilayah Jakarta pada Malam Hari

Selain itu, petugas juga mengamankan:

  • 12 unit telepon genggam
  • 5 unit handy talky (HT)
  • Uang tunai Rp79.900.000

Tak hanya itu, dua unit ponsel yang ditemukan diduga milik korban aksi kekerasan sebelumnya. Salah satunya diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur dalam penyerangan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara satu lainnya diduga milik petugas keamanan dalam insiden pembakaran pos PT Kristalin di Nabire.

Negara Hadir, Aparat Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menegaskan penindakan ini menjadi bukti kehadiran negara dalam menjamin keamanan masyarakat.

Baca Juga :  Beras, Telur, Minyak Goreng Murah di Bazar Polsek Cikarang Utara

“Kami tidak akan tinggal diam. TNI-Polri terus mengejar dan menegakkan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Ia memastikan aparat akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mengganggu stabilitas keamanan.

Aparat Lanjutkan Penyisiran

Hingga kini, aparat gabungan masih menyisir lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman sekaligus memburu para pelaku yang melarikan diri.

Operasi penegakan hukum terus berjalan secara terukur dan profesional demi menjaga stabilitas keamanan di Papua. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas
Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong
Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat
PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?
Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?
5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam
49 Siswa MTs di Cilegon Keracunan Usai Menyantap MBG, Polisi Selidiki Dapur SPPG
Panduan Membangun Smart Home Budget Minimalis: Mulai dari Mana?

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:14 WIB

Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong

Jumat, 17 April 2026 - 15:04 WIB

Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 14:58 WIB

PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?

Jumat, 17 April 2026 - 12:40 WIB

Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?

Berita Terbaru