Polisi Bekuk Eksekutor Komplotan Jambret Kalung Emas, Satu Pelaku Masih Buron

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Metro Tamansari menunjukkan tersangka kasus penjambretan kalung emas yang ditangkap di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

Petugas Polsek Metro Tamansari menunjukkan tersangka kasus penjambretan kalung emas yang ditangkap di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pelarian D, otak sekaligus eksekutor komplotan penjambret kalung emas yang meresahkan warga Jakarta Barat, akhirnya berakhir.

Tim Reskrim Polsek Metro Tamansari berhasil membekuk pelaku yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) setelah terlibat serangkaian aksi penjambretan di jalanan.

Penangkapan D menjadi pukulan telak bagi komplotan tersebut. Sebab, polisi menduga pelaku memegang peran sentral dalam setiap aksi kejahatan yang menyasar pengendara maupun pejalan kaki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar mengungkapkan, D bertugas sebagai eksekutor yang secara langsung merampas kalung emas dari leher korban saat beraksi.

“D berperan sebagai eksekutor utama yang menarik kalung emas milik korban dalam setiap aksi penjambretan,” ujar Bobby, Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurut polisi, D merupakan salah satu target utama yang diburu setelah sejumlah anggota komplotannya lebih dulu ditangkap dalam pengembangan kasus tersebut.

Baca Juga :  Cinta Ditolak, Nyawa Melayang - Pria di Sleman Bunuh Kekasih Sendiri

Ditangkap di Penjaringan

Tim Reskrim Polsek Metro Tamansari menangkap D di sebuah pangkalan pinggir jalan di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Saat petugas hendak melakukan penangkapan, D sempat mencoba melarikan diri. Namun, polisi berhasil menggagalkan upaya tersebut dan langsung membawanya ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, D mengaku melakukan aksi penjambretan karena alasan ekonomi. Selain itu, penyidik juga mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam penyalahgunaan narkotika.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dengan anggota komplotan lainnya.

Kepada penyidik, D mengaku telah tiga kali menjalankan aksi penjambretan kalung emas di wilayah Jakarta Barat.

Enam Anggota Komplotan Sudah Ditangkap

Kompol Bobby menjelaskan, penangkapan D merupakan hasil pengembangan dari kasus yang sebelumnya berhasil diungkap polisi.

Sebelumnya, penyidik telah menangkap I yang berperan sebagai joki sepeda motor, N yang bertugas mengancam korban menggunakan celurit, dua perantara berinisial DN dan A, serta seorang penadah berinisial M.

Baca Juga :  Siswa SMA di Kutai Kartanegara Nekat Tikam Teman di Kelas, Diduga Korban Bullying

Dengan tertangkapnya D, polisi kini telah mengamankan enam dari tujuh anggota komplotan tersebut.

“Sebanyak enam anggota komplotan sudah kami amankan. Saat ini kami masih memburu satu pelaku berinisial S yang berperan sebagai pengintai sekaligus pemberi informasi target,” ujar Bobby.

Polisi Buru Pelaku Terakhir

Saat ini, polisi masih memburu S yang diduga berperan penting dalam menentukan target korban sebelum aksi penjambretan dilakukan.

Polisi juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi penjualan barang hasil kejahatan maupun keterlibatan pelaku lain.

Atas perbuatannya, D dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Sementara itu, para penadah dijerat Pasal 592 KUHP dengan ancaman pidana sesuai ketentuan yang berlaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pencurian Besi Pagar Waduk DKI Terjadi Berulang, Pelaku Diduga Intimidasi Petugas
Aset Pemprov DKI Dibongkar Maling, Besi Pagar Waduk di Cilincing Raib
Mahasiswa Soroti Manajemen Pelindo II, Demo Berujung Adu Mulut dengan Polisi
Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Bekasi dan Bogor
Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap
SDN Kebayoran Lama Roboh Hampir 2 Tahun, Siswa Belajar di Ruang Darurat
Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:37 WIB

Pencurian Besi Pagar Waduk DKI Terjadi Berulang, Pelaku Diduga Intimidasi Petugas

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:31 WIB

Aset Pemprov DKI Dibongkar Maling, Besi Pagar Waduk di Cilincing Raib

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:26 WIB

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:15 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Bekasi dan Bogor

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:55 WIB

Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru