TANGERANG SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat melanda dua rumah di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Jumat (5/6/2026) dini hari.
Insiden yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan enam penghuni mengalami luka bakar dan satu kendaraan ikut terdampak kobaran api.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan melalap sebagian bangunan rumah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan personel yang sedang berpatroli langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan melalui layanan darurat Polri 110.
“Anggota yang bertugas langsung mendatangi lokasi untuk membantu pengamanan, mendukung evakuasi korban, dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif,” kata Henik, Jumat (5/6/2026).
Brimob Bergerak Cepat Evakuasi Korban
Saat kebakaran terjadi, Tim Patroli Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Tangerang Selatan.
Setelah menerima laporan warga, petugas segera mengamankan area kebakaran dan membantu proses evakuasi korban bersama unsur terkait.
Akibat kejadian tersebut, enam penghuni rumah mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, petugas masih mendata tingkat kerusakan bangunan serta kerugian material akibat kebakaran.
Informasi awal menunjukkan korsleting instalasi listrik memicu kebakaran yang kemudian merambat ke bangunan di sekitarnya.
Karena itu, petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Selain menghanguskan sebagian bangunan rumah, kobaran api juga merusak satu unit kendaraan yang berada di lokasi.
Polisi Imbau Warga Waspadai Instalasi Listrik
Henik menegaskan patroli rayonisasi setiap malam tidak hanya mencegah tawuran, pencurian, dan kejahatan jalanan, tetapi juga mempercepat penanganan berbagai kondisi darurat.
Masyarakat perlu rutin memeriksa instalasi listrik rumah untuk mencegah kebakaran, terutama saat penggunaan perangkat elektronik meningkat.
Polisi juga mengimbau warga segera menghubungi layanan darurat Polri 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas atau situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. **
Editor : Hadwan












