Ledakan SPBE Cimuning Bekasi, 12 Korban Luka Bakar, Polisi Libatkan Labfor Selidiki Penyebab

Kamis, 2 April 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kobaran api dan asap tebal melahap SPBE di Cimuning Bekasi hingga merusak permukiman warga. (Posnews/ist)

Kobaran api dan asap tebal melahap SPBE di Cimuning Bekasi hingga merusak permukiman warga. (Posnews/ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat disertai ledakan mengguncang SPBE PT Indogas Andalan Kita di kawasan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam.

Kobaran api yang melumat fasilitas pengisian elpiji ini langsung memicu kepanikan warga dan merusak permukiman sekitar.

Polda Metro Jaya pun bergerak cepat. Kabid Humas, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif dengan melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini dilakukan untuk mengungkap sumber api hingga penyebab pasti kebakaran.

“Penyebab kebakaran yang disertai ledakan dan semburan api masih dalam penyelidikan. Kami libatkan Labfor untuk memastikan penyebabnya,” tegas Budi, Kamis (2/4/2026).

Berdasarkan data di lapangan, api mulai muncul sekitar pukul 21.15 WIB dari area gudang penyimpanan gas elpiji.

Dalam hitungan menit, api langsung membesar dan menjalar cepat, melahap bangunan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.

Baca Juga :  CFD Jakarta Mulai Jam 05.30 WIB per 1 Juni 2026, Rasuna Said Jadi Lokasi Baru

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, menyebut sumber api diduga berasal dari gudang penyimpanan gas.

“Api cepat merambat dan menghanguskan area SPBE serta sekitarnya,” jelasnya.

12 Korban Luka Bakar Serius

Dampaknya pun brutal. Sedikitnya 12 orang mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit, seperti RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, RSUD CAM Kota Bekasi, hingga RS Citra Arafiq.

Para korban terdiri dari warga sekitar dan karyawan SPBE.

Selain korban, kerusakan juga meluas ke lingkungan sekitar. Satu lapak rongsok, warung kopi, hingga tempat usaha nasi goreng hancur total.

Enam truk pengangkut gas dan tujuh sepeda motor ikut hangus dilalap api.

Tak hanya itu, empat kios dan fasilitas SPBE mengalami kerusakan sedang. Sementara itu, sedikitnya 10 rumah warga dan satu mushola terdampak dengan kategori rusak ringan akibat panas dan rambatan api.

Baca Juga :  Menu Spageti Picu Keracunan, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup

Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Korban meninggal nihil, namun 12 orang masih dalam perawatan intensif,” tegas Idham.

Petugas gabungan dari BPBD, Damkar Kota dan Kabupaten Bekasi, TNI-Polri, hingga relawan langsung dikerahkan begitu laporan masuk sekitar pukul 21.10 WIB.

Puluhan unit mobil pemadam berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dikendalikan pada dini hari.

Saat ini, proses pendinginan masih terus dilakukan guna mencegah api kembali menyala.

Sementara itu, penyelidikan terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran besar ini.

Insiden ini menjadi peringatan keras soal pentingnya standar keamanan di fasilitas penyimpanan elpiji.

Evaluasi menyeluruh pun mendesak dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB