Menag Nasaruddin Umar Ingatkan Tahun Baru 2026 Diisi Doa dan Refleksi, Bukan Euforia

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan masyarakat agar tidak menghabiskan momen pergantian Tahun Baru 2026 dengan euforia berlebihan.

Sebaliknya, Menag mengajak publik mengisi akhir tahun dengan refleksi spiritual dan penguatan nilai kebangsaan.

Ajakan tegas itu disampaikan Nasaruddin saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama bertema “Menguatkan Spirit Kebangsaan di Penghujung Tahun Bersama Al-Qur’an” di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ), Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Menurut Nasaruddin, akhir tahun seharusnya menjadi momentum evaluasi diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan, bukan sekadar pesta tanpa makna.

“Penghujung tahun mari kita isi dengan refleksi, doa, dan kegiatan yang membawa keberkahan. Jangan dihabiskan dengan hura-hura yang tidak memberi manfaat bagi diri, masyarakat, maupun bangsa,” tegas Nasaruddin, dikutip dari laman Kementerian Agama, Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga :  Polisi Gadungan Babak Belur di Terminal Terpadu Depok Usai Peras Tukang Parkir

Lebih lanjut, Menag secara khusus mengajak civitas academica PTIQ meningkatkan kepedulian sosial. Salah satu bentuk nyata yang ditekankan ialah berbagi rezeki dan membantu para korban bencana di Sumatra.

“Solidaritas dan empati merupakan ajaran Al-Qur’an. Saat saudara kita tertimpa musibah, kehadiran dan bantuan kita, sekecil apa pun, sangat berarti,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Nasaruddin juga mengingatkan mahasiswa PTIQ untuk memperbanyak rasa syukur atas nikmat dan capaian sepanjang tahun.

Ia menegaskan, rasa syukur harus tercermin dalam sikap positif, semangat belajar tinggi, serta kontribusi nyata bagi bangsa.

Baca Juga :  Ketua MUI Imbau Malam Tahun Baru 2026 Diisi Doa Bersama, Bukan Hura-hura

Tak hanya itu, Menag mengajak seluruh mahasiswa mendoakan kerukunan dan kedamaian Indonesia agar persatuan tetap terjaga di tengah tantangan zaman.

“Kerukunan dan kedamaian adalah modal utama pembangunan bangsa. Kita mohon kepada Allah SWT agar Indonesia selalu damai, bersatu, dan terus maju,” jelasnya.

Di sisi lain, Nasaruddin mendorong mahasiswa PTIQ membangkitkan optimisme menyongsong tahun baru. Ia menekankan pentingnya generasi muda menjadi teladan dalam prestasi, akhlak, dan pengabdian.

“Jadikan tahun depan sebagai momentum peningkatan prestasi. Mahasiswa PTIQ harus tampil sebagai generasi unggul, berilmu, berakhlak Qur’ani, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terbaru

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB