Musim Hujan 2025/2026 Diprediksi Lebih Cepat, BMKG Minta Waspada Banjir

Minggu, 14 September 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, air hujan. (Ist)

Ilustrasi, air hujan. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan 2025/2026 datang lebih cepat dibanding kondisi normal.

Sejumlah wilayah sudah diguyur hujan sejak Agustus 2025, lalu secara bertahap meluas pada September hingga November 2025.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan awal musim hujan tahun ini lebih maju dibanding rerata klimatologis 1991–2020.

Musim hujan diperkirakan berlangsung Agustus 2025–April 2026. Puncak hujan terjadi pada November–Desember 2025 di Sumatera dan Kalimantan, serta JanuariFebruari 2026 di Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Papua,” ujarnya, Minggu (14/9/2025).

Sebaran Zona Musim (ZOM)

Selanjutnya, Dwikorita merinci:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 79 ZOM (11,3%) mulai hujan pada September 2025, meliputi Sumatera Utara, Riau, Sumbar utara, Jambi barat, Bengkulu utara, Bangka Belitung selatan, Sumsel, sebagian Jawa, Kalsel, dan Papua selatan.
  • 149 ZOM (21,3%) memasuki musim hujan Oktober 2025, mencakup Lampung, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, Sulawesi selatan, dan Papua tengah.
  • 105 ZOM (15%) mengalami hujan pada November 2025, mencakup NTB, NTT, Sulawesi tengah dan tenggara, Maluku, Papua Barat, serta sebagian Papua.
Baca Juga :  Usai Diperiksa KPK Korupsi Ijon Proyek, Bupati Bekasi: Semoga Pak Gubernur Dedi Sehat Selalu

Ia menjelaskan, dibandingkan rerata 1991–2020, sebanyak 294 ZOM (42,1%) mengalami awal hujan lebih cepat, 50 ZOM (7,2%) tetap normal, dan 56 ZOM (8,0%) justru mundur.

Curah Hujan dan Potensi Bencana

Secara umum, BMKG memprediksi 69,5% wilayah mengalami curah hujan normal. Namun, 193 ZOM (27,6%) berpotensi hujan di atas normal, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi, Maluku, dan Papua. 

Baca Juga :  Mensesneg Prasetyo Hadi Minta Polisi Tindak Demonstrasi dengan Hati-hati

Di sisi lain, 20 ZOM (2,9%) justru akan mengalami hujan di bawah normal. Oleh karena itu, Dwikorita menegaskan, masyarakat harus mewaspadai potensi banjir, banjir bandang, longsor, dan angin kencang, khususnya di daerah dengan curah hujan tinggi

Imbauan BMKG 

Sebagai langkah antisipasi, BMKG meminta pemerintah daerah, kementerian, hingga masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan

Langkah mitigasi yang perlu dilakukan meliputi:

  • Penyesuaian kalender tanam pertanian.
  • Pengelolaan waduk dan irigasi.
  • Perbaikan drainase.
  • Pengendalian hama di perkebunan.

Mitigasi sejak dini akan menekan dampak ancaman bencana hidrometeorologi,” pungkas Dwikorita. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni
Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat
‘Bang Jago’ Palak Pengendara di Tanah Abang, Rampas Kartu E-Toll, 2 Pelaku Dibekuk Polisi
Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar
Diplomasi yang Retak: Marco Rubio Bantah Klaim Zelenskyy Soal Syarat Penyerahan Donbas

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09 WIB

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:48 WIB

Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:20 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:08 WIB

Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat

Berita Terbaru