Puncak HUT ke-80 TNI di Monas 2025, Suguhkan Atraksi F-16 dan Ribuan Alutsista

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon melakukan manuver di langit Monas saat HUT TNI ke-80. Dok: Puspen TNI

Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon melakukan manuver di langit Monas saat HUT TNI ke-80. Dok: Puspen TNI

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan puncak HUT ke-80 di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu 5 Oktober 2025.

Presiden Prabowo Subianto hadir untuk pertama kali sebagai Presiden RI menyaksikan atraksi TNI.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menyebut acara tahun ini lebih spesial. Ribuan prajurit dan alutsista canggih dari tiga matra TNI akan unjuk kemampuan, termasuk defile kendaraan tempur dan demonstrasi udara.

“Dulu izin KLB bisa tertahan 5 sampai 12 tahun. Sekarang kami ubah jadi transparan. Hanya 15 hari, izin harus selesai,” kata Freddy, Jumat (3/10/2025)

Baca Juga :  May Day 2026 di Monas, 200 Ribu Buruh Hadir - Prabowo Dijadwalkan Pidato

Atraksi Unggulan HUT TNI ke-80

F-16 Fighting Falcon tampil memukau dengan manuver dan simulasi penjatuhan rudal.

Simulasi pembebasan sandera, musuh melepaskan tembakan, namun pasukan TNI berhasil melumpuhkan ancaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan alutsista dan pasukan khusus menampilkan kemampuan tempur dan non-tempur.

Defile kendaraan tempur menegaskan kekuatan TNI dalam pertahanan nasional.

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Cerah Pagi - Siang Berpotensi Hujan

Sebanyak 133 ribu prajurit terlibat dalam puncak HUT ke-80 TNI. Freddy berharap cuaca mendukung agar semua atraksi berjalan lancar. Acara juga dimeriahkan dengan hiburan dan pembagian door prize untuk masyarakat yang hadir.

Puncak HUT ke-80 TNI di Monas menjadi simbol kesiapan TNI menjaga pertahanan dan memperkuat hubungan dengan rakyat.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto menambah semangat, menampilkan inovasi dan profesionalisme pasukan di udara dan darat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?
Bagaimana Teknologi 2026 Mendeteksi Kehidupan di Luar Tata Surya?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:23 WIB

Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ilustrasi, Misteri centenarian. Ilmu pengetahuan modern mengungkap bahwa rahasia hidup hingga usia 100 tahun bukan sekadar keberuntungan genetik, melainkan hasil sinergi antara lingkungan sosial, nutrisi, dan kesehatan telomer sel. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:23 WIB