Heboh, Bendera Merah Putih Robek di Monas Saat Gladi HUT ke-80 TNI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Merah Putih robek saat gladi HUT ke-80 TNI di Monas akibat angin kencang ekstrem. Dok: Instagram

Bendera Merah Putih robek saat gladi HUT ke-80 TNI di Monas akibat angin kencang ekstrem. Dok: Instagram

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Heboh. Bendera Merah Putih robek saat gladi HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (2/10/2025).

Angin kencang ekstrem hingga 20 knot membuat bendera sobek di bagian merah, terekam jelas CCTV dan viral di Instagram!

Dari video yang beredar, tampak bendera berukuran besar robek hingga terbelah dua saat sedang dikerek di tiang. Bendera warna merah dan putih terbelah hingga warna merah terbang tertiup angin kencang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sowek (robek), suwek (robek),” ujar salah seorang dalam video tersebut.

“Semoga bukan pertanda buruk bagi Bangsa Indonesia. Aamiin.” tulis pemilik akun X, @MurtadhaOne1, yang menggunggah video tersebut.

Baca Juga :  Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan

“Robeknya bendera merah putih, yg hanya meninggalkan putihnya saja tuk mencapai tiang tertinggi dan yg merah jatuh ke tanah, apakah pertanda akan adanya pertumpahan darah di negeri ini demi membersihkan kembali ibu Pertiwi dari carut marut yg terjadi???” tulis pemilik akun @supriyanto45086 seraya mengunggah video viral tersebut.

Video momen mengejutkan itu diunggah akun @hitamputihgp.01. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menepis isu negatif tersebut.

“Benar bendera robek, tapi narasi negatif sama sekali tidak benar. Ini hal biasa saat gladi atau latihan,” tegas Freddy, Jumat (3/10/2025).

Baca Juga :  BNN Luncurkan “Jaga Jakarta Tanpa Narkoba”, Tangkal Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap

Ia menambahkan, latihan dan gladi bertujuan menguji keterampilan prajurit serta kekuatan alat dan material, termasuk bahan bendera.

Freddy menegaskan, kejadian ini justru menunjukkan manfaat gladi, agar pengibaran Bendera Merah Putih saat puncak HUT ke-80 TNI pada 5 Oktober 2025 berlangsung aman dan sukses.

Bahkan, saat gladi bersih Jumat (3/10/2025), bendera sudah berkibar sempurna setelah material kain diganti, meski angin tetap kencang.

Warga Jakarta diminta tetap tenang. Bendera Merah Putih tetap gagah berkibar, membuktikan kesiapan TNI menyambut perayaan HUT ke-80. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB