Operasi Ketupat 2026 Bukan Sekadar Pengamanan Mudik, Ini Penegasan Kakorlantas

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Posnews/Ist)

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan Operasi Ketupat 2026 bukan sekadar pengamanan arus mudik Lebaran.

Sebaliknya, Polri menjalankan operasi kemanusiaan untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurut Agus, Polri tidak hanya fokus pada lalu lintas, tetapi juga memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir, Polri hadir di tengah masyarakat untuk memastikan Ramadan dan Idulfitri berjalan aman, tertib, kriminalitas terkendali, dan lalu lintas lancar,” tegas Agus, Sabtu (28/2/2026).

Tagline Kapolri: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menetapkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai semangat Operasi Ketupat 2026.

Tagline ini menjadi pedoman seluruh jajaran dalam mengawal perjalanan jutaan pemudik.

Baca Juga :  Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok

Agus menekankan, mudik bukan sekadar perjalanan, melainkan momen emosional untuk kembali ke keluarga.

Karena itu, Polri berkomitmen menjaga setiap tahapan perjalanan agar masyarakat berangkat dan pulang dengan selamat.

Fokus Pengamanan di 5 Kluster Utama

Polri memetakan pengamanan dalam lima kluster strategis, yaitu:

  • Jalan tol
  • Jalan nasional dan kabupaten
  • Pelabuhan penyeberangan
  • Tempat ibadah
  • Tempat wisata

Selain itu, Polri juga memperketat pengamanan di jalur alternatif, bandara, terminal, dan stasiun kereta api.

Langkah ini dilakukan mengingat lonjakan mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran diprediksi meningkat dibanding tahun sebelumnya, terutama di jalur Trans Jawa dan penyeberangan Merak–Bakauheni.

Strategi Antisipasi Kemacetan dan Kriminalitas

Agus menegaskan Polri akan bertindak preventif. Petugas diminta hadir lebih awal di titik rawan kemacetan dan lokasi rawan kriminalitas.

Baca Juga :  Kabel PJU Diduga Dicuri, Jalan Raya Cilincing Gelap Gulita, Polisi Selidiki

“Kami bekerja sebelum macet terjadi dan sebelum situasi tidak kondusif muncul,” ujarnya.

Selain pengaturan lalu lintas, aparat juga mengintensifkan patroli untuk mencegah kejahatan jalanan, pencurian rumah kosong, serta gangguan keamanan di pusat keramaian.

Kolaborasi Lintas Sektor

Operasi Ketupat 2026 juga melibatkan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, ASDP, pemerintah daerah, hingga TNI dan relawan.

Sinergi ini bertujuan memastikan arus mudik dan balik Lebaran berjalan tertib, aman, dan minim kecelakaan.

Agus menegaskan target utama operasi ini sederhana namun krusial: masyarakat selamat saat berangkat, nyaman saat merayakan Lebaran, dan aman saat kembali.

Dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Polri berkomitmen menghadirkan pengamanan maksimal demi perjalanan mudik Lebaran 2026 yang lancar dan berkesan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Omzet Rp5 Miliar Sebulan, Sindikat Gas N2O Whip-Pink Dibongkar Bareskrim
Kasus CSR BI-OJK Berlanjut, KPK Buka Peluang Panggil Perry Warjiyo
Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi
Koperasi SMS Setjen DPD RI Resmi Rebranding, Perkuat Layanan Digital dan Tata Kelola
Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Jakarta, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Bongkar Sindikat Buzzer Hoaks, 8 Tersangka Raup Uang Konten Provokasi
AKP Pardiman Masih Diperiksa Propam, Polda Metro Ungkap Fakta Kasus Etomidate
Tawuran Maut di Cilincing: Remaja 19 Tahun Tewas, Dua Pelaku Diburu Polisi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:52 WIB

Omzet Rp5 Miliar Sebulan, Sindikat Gas N2O Whip-Pink Dibongkar Bareskrim

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:43 WIB

Kasus CSR BI-OJK Berlanjut, KPK Buka Peluang Panggil Perry Warjiyo

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:27 WIB

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:37 WIB

Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Jakarta, 4 Tersangka Ditangkap

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:25 WIB

Polisi Bongkar Sindikat Buzzer Hoaks, 8 Tersangka Raup Uang Konten Provokasi

Berita Terbaru

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna. (Posnews/Humas Kejagung)

NASIONAL

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Selasa, 28 Jul 2026 - 18:27 WIB