SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jawa Tengah untuk menekan hujan ekstrem pemicu banjir dan longsor di kawasan Muria Raya.
BNPB memulai operasi darurat ini pada Kamis (15/1/2026) dari Lanud Ahmad Yani, Semarang, menyusul curah hujan tinggi yang masih mengancam wilayah terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan satu pesawat Caravan PK-SNP langsung melakukan penyemaian awan sejak pukul 06.00 WIB.
“BNPB memulai operasi hari ini dari Lanud Ahmad Yani, Semarang,” ujar Abdul.
Tim OMC menyasar awan di perairan utara Semarang untuk mengurangi potensi hujan lebat yang bergerak ke daratan Muria Raya.
BNPB Turunkan Tim Reaksi Cepat
Selain OMC, BNPB juga mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke Pati, Kudus, dan Jepara. Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto memimpin langsung asesmen lapangan.
Tim TRC memetakan kebutuhan mendesak dan menyiapkan langkah penanganan darurat lanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BNPB mengingatkan warga Muria Raya tetap siaga. BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi.
“Jika hujan deras lebih dari satu jam, warga harus segera mengungsi dan menghindari jalur perbukitan,” tegas Abdul.
BNPB menekankan kewaspadaan warga menjadi kunci agar dampak banjir dan longsor tidak meluas.
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan





















