Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Siaga SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya mengevakuasi anak kecil terdampak banjir setinggi dua meter di Kebon Pala, Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

Personel Siaga SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya mengevakuasi anak kecil terdampak banjir setinggi dua meter di Kebon Pala, Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – BMKG mengeluarkan peringatan dini kepada warga untuk waspada dengan cuaca saat ini yang masih tidak menentu. Banjir setinggi dua meter kembali mengepung wilayah Jakarta Timur.

Merespons kondisi darurat tersebut, personel Siaga Search and Rescue (SAR) Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya langsung turun tangan mengevakuasi warga, Jumat (30/1/2026).

Salah satu titik terparah berada di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di kawasan padat penduduk itu, genangan air mencapai sekitar 200 sentimeter, sehingga melumpuhkan aktivitas warga dan mengancam keselamatan masyarakat.

Selanjutnya, Perwira Pengendali (Padal) AKP Hamdanallah memimpin langsung operasi SAR dan evakuasi.

Baca Juga :  Mengapa Pakar Sering Gagal Memprediksi Masa Depan?

Personel Ditpolairud bergerak cepat membantu warga yang memilih mengungsi ke lokasi aman, sekaligus mendampingi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing.

Tak hanya mengevakuasi, petugas juga memantau kondisi lapangan secara intensif serta berkoordinasi dengan pihak kelurahan, RT setempat, dan instansi terkait. Langkah ini dilakukan agar proses evakuasi berjalan aman, tertib, dan lancar.

Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, menegaskan bahwa pengerahan personel SAR merupakan respons cepat Polri terhadap banjir yang berdampak langsung pada warga.

“Kami mengerahkan personel Siaga SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya untuk membantu masyarakat terdampak banjir, khususnya di Kebon Pala. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga dalam proses evakuasi,” tegas Mustofa.

Baca Juga :  Polda Metro Turunkan Tim Psikolog Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone

Lebih lanjut, Mustofa menekankan bahwa kehadiran personel Ditpolairud menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan bantuan kemanusiaan di tengah bencana.

Sementara itu, Polisi memastikan terus memantau perkembangan situasi banjir dan siap menambah kekuatan maupun bantuan lanjutan sesuai kebutuhan warga serta kondisi wilayah terdampak.

Banjir yang belum sepenuhnya surut ini membuat aparat mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar
Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca dan Suhunya
Monyet Liar Kembali Serang Warga Tarumajaya, Nenek Luka di Tangan dan Kepala
Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar

Berita Terbaru