Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejagung Lakukan Penggeledahan di Rumah Mantan Men LHK Siti Nurbaya. (Posnews/Ist)

Kejagung Lakukan Penggeledahan di Rumah Mantan Men LHK Siti Nurbaya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali buat geger public. Tim penyidik Jampidsus menggeledah rumah mantan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Jumat (30/1/2026), untuk menyidik dugaan korupsi besar di sektor tata kelola kebun dan industri sawit.

Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi memastikan penggeledahan dilakukan di beberapa lokasi, salah satunya kediaman Siti Nurbaya di Jakarta, sebagai bagian dari proses penyidikan yang tengah berjalan.

Baca Juga :  Ayah Kandung Cabuli Anak hingga Hamil, Polisi Buru Pelaku yang Menghilang di Jakarta Utara

Penyidik masih menelisik bukti untuk menguatkan konstruksi perkara.

Temuan sementara menguatkan dugaan keterlibatan alih fungsi lahan yang merugikan negara, yang diduga terjadi saat Siti Nurbaya menjabat Menteri LHK.

Penyidik belum merinci bukti yang disita maupun status hukum mantan menteri tersebut karena masih melakukan pendalaman.

Penggeledahan sebelumnya dilakukan di Matraman, Kemang, dan beberapa lokasi lain terkait dokumen penting penyidikan korupsi sawit.

Baca Juga :  KPK Catat Kepatuhan LHKPN 2025 Masih 32,52 Persen, Batas Lapor 31 Maret 2026

Rumah mantan menteri yang digeledah memicu reaksi publik di tengah sorotan kasus tata kelola SDA dan perizinan pejabat tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejagung memastikan perkembangan penyidikan akan diumumkan setelah penyidik menyelesaikan pemeriksaan dan analisis barang bukti. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB