Pemprov DKI Gelontorkan Rp253,6 Miliar untuk Sekolah Swasta Gratis 2026, Ini Rinciannya

Senin, 27 April 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi siswa sekolah swasta di Jakarta menerima program pendidikan gratis dari Pemprov DKI. (Posnews/Ist)

Ilustrasi siswa sekolah swasta di Jakarta menerima program pendidikan gratis dari Pemprov DKI. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp253,6 miliar untuk program sekolah swasta gratis pada 2026.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 312 Tahun 2025 dan menyasar 103 sekolah swasta di seluruh Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan langkah ini sebagai komitmen memperluas akses pendidikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemprov DKI mulai serius mengalokasikan anggaran untuk sekolah swasta gratis. Harapannya, kebijakan ini bisa memutus rantai ketidakberuntungan keluarga,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga :  Gubernur DKI Ajak Akademisi Jaga Biodiversitas Jakarta Lewat Konferensi Internasional

103 Sekolah Terima Dana, Bertahap Sepanjang 2026

Program ini mencakup jenjang SD, SMP, SMA/SMK hingga SLB yang tersebar di lima wilayah kota administrasi.

Pertama, sebanyak 40 sekolah swasta penerima lanjutan akan mendapat pendanaan penuh selama 12 bulan, dari Januari hingga Desember 2026.

Selanjutnya, 63 sekolah swasta baru akan menerima anggaran selama 6 bulan, mulai Juli hingga Desember 2026.

Skema bertahap ini dirancang agar implementasi berjalan optimal dan tepat sasaran.

Program Bantuan Lain Tetap Berjalan

Selain sekolah gratis, Pemprov DKI memastikan program bantuan pendidikan lain tetap berlanjut.

Baca Juga :  Ambisi Besar Proyek Paleobiology Database dalam Memetakan Sejarah Kehidupan

Di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program pemutihan ijazah.

Dengan demikian, pemerintah ingin memastikan tidak ada anak Jakarta yang putus sekolah hanya karena kendala biaya.

Melalui kebijakan ini, Pemprov DKI mendorong terciptanya pendidikan inklusif dan berkualitas.

Pemerintah berharap akses yang merata dapat melahirkan generasi muda yang lebih unggul dan kompetitif.

Oleh karena itu, program sekolah swasta gratis menjadi salah satu strategi utama untuk menekan kesenjangan pendidikan di ibu kota. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Presiden Jerman Kunjungi Jakarta, Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Sementara
KJP 2 Pelaku Bullying Bocah Autis Kesetrum Tiang Listrik Dicabut, Satu Ditahan
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jaksel hingga Bogor Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Juni 2026 - 06:52 WIB

KJP 2 Pelaku Bullying Bocah Autis Kesetrum Tiang Listrik Dicabut, Satu Ditahan

Senin, 15 Juni 2026 - 06:33 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jaksel hingga Bogor Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Berita Terbaru

Tandukan dramatis Daichi Kamada pada menit-menit akhir menyelamatkan Jepang dari kekalahan saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Julio Cortez)

SPORT

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 08:35 WIB