Pemprov DKI Kick Off Christmas Carol Colossal: Simbol Kerukunan Umat Beragama

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Pramono Anung membuka Christmas Carol Colossal di Bundaran HI Jakarta. (Posnews/Kominfo)

Gubernur Pramono Anung membuka Christmas Carol Colossal di Bundaran HI Jakarta. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno resmi membuka kick off gelaran Christmas Carol Colossal di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2025).

Acara meriah ini langsung menyedot perhatian warga karena menghadirkan nuansa Natal terbesar di jantung ibu kota.

Pramono menegaskan, kegiatan ini menjadi simbol kuat kerukunan umat beragama di Jakarta.

“Kita memulai tradisi baru. Christmas Carol Colossal ini menandakan kerukunan umat beragama di Jakarta selalu terjaga dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat bergembira dan bersyukur atas situasi Jakarta yang aman dan nyaman. Meski begitu, Pramono mengingatkan agar warga turut mendoakan korban bencana di Aceh, Sumut, Padang, serta korban kebakaran di Jakarta.

Baca Juga :  Lamanya Izin Pendirian Gereja di Jakarta, Gubernur Pramono Anung Beberkan Penyebabnya

“Dengan rasa syukur, Christmas Carol Colossal resmi saya nyatakan dimulai,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian Natal Pemprov DKI Dimulai

Ketua Umum Panitia Natal Pemprov DKI, Michael Rolandi, menjelaskan kick off ini membuka rangkaian panjang perayaan Natal Pemprov DKI hingga ibadah puncak pada 9 Januari 2026.

Christmas Carol Colossal akan berlangsung hingga 23 Desember 2025, mulai pukul 16.00–17.30 WIB di 10 titik lokasi, termasuk Bundaran HI, Sarinah, Taman Literasi, Terowongan Kendal, dan seluruh wilayah kota.

Baca Juga :  Banjir Jati Padang, Pemprov DKI Siapkan Catchment Area 7 Hektare

Sebanyak 100 penampil dari gereja, panti asuhan, dan berbagai unsur masyarakat turut meramaikan acara.

“Puncak perayaan Natal akan digelar di JIExpo dengan 14.000 jemaat, dan Pak Gubernur dijadwalkan hadir,” jelas Michael.

Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan Christmas Market di Blok M Hub, Pasar Kreatif Natal di Lapangan Banteng, serta lomba dekorasi Natal di pusat perbelanjaan dan hotel.

Michael berharap seluruh rangkaian ini menjadi pemersatu warga dan membawa kedamaian untuk Jakarta.

“Di Bundaran HI juga akan ada Jakarta Light Festival pada 23–27 Desember dengan 19 titik ornamen Natal,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB