Banjir Jati Padang, Pemprov DKI Siapkan Catchment Area 7 Hektare

Selasa, 4 November 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi tanggul Kali Krukut yang jebol di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi tanggul Kali Krukut yang jebol di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Warga Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dibuat kelimpungan hingga marah lantaran banjir terus masuk kepemukiman rumah mereka.

Pemicunya tak lain tanggul Kali Krukut jebol dan langsung air merendam pemukiman padat penduduk. Akibatnya, ribuan warga terpaksan mengungsi sementara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak tinggal diam, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turun langsung ke lokasi didampingi Wali Kota Jakarta Selatan dan jajaran terkait, Selasa (4/11). Mereka mengecek kondisi tanggul rusak sekaligus memimpin langkah penanganan darurat.

Baca Juga :  KPK Bongkar Mantan Sekjen Kemenaker Masih Makan Uang Rp12 Miliar Meski Pensiun

“Dalam jangka pendek, kita langsung perbaiki tanggul yang roboh sepanjang kurang lebih 40 meter,” tegas Pramono.

Menurutnya, tanggul jebol dipicu hujan ekstrem pada Kamis (30/10) sehingga air meluap dan menerjang rumah warga.

Pramono memastikan perang melawan banjir dimulai. Selain perbaikan cepat, Pemprov DKI menyiapkan rencana jangka panjang agar musibah serupa tak terulang.

Ia menegaskan, kawasan Jati Padang merupakan catchment area penting sekaligus muara Kali Krukut. Karena itu, penanganan akan dilakukan menyeluruh, bukan parsial.

Baca Juga :  Banjir Kebon Pala Jakarta Timur, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Bayi dan Warga

“Area tujuh hektare ini akan kita jadikan catchment area, juga dibangun rumah susun dan ruang rekreasi,” tuturnya.

Rencana ini disebut akan menjadi penanganan banjir sekaligus program penataan kota.

Warga Terdampak Capai 1.500 KK

Ketua RW 06 Abdul Kohar mengungkapkan, banjir menerjang tiga RT dan berdampak pada 1.500 Kepala Keluarga. Beruntung, seluruh warga yang sempat mengungsi kini sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Alhamdulillah sudah bisa kita atasi bersama,” ujarnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Bekasi dan Bogor
SDN Kebayoran Lama Roboh Hampir 2 Tahun, Siswa Belajar di Ruang Darurat
Pria Tewas di Balkon Hotel The G, Diduga Jatuh dari Area Gondola Lantai 46
Demo Mahasiswa Digelar di OJK dan Gambir, 706 Polisi Dikerahkan
Suhu Jabodetabek Bisa 34°C, Hujan Singkat Mengintai Senin 20 Juli 2026
Nobar Final Piala Dunia 2026, Polisi Larang Bawa Miras hingga Petasan
Tiga Kapal Nelayan Terbakar di Dermaga Kaliadem, Api Bikin Nelayan Panik
Cuaca Jabodetabek Minggu 19 Juli 2026: Matahari Bersinar, Suhu 33°C

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:15 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Bekasi dan Bogor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:12 WIB

SDN Kebayoran Lama Roboh Hampir 2 Tahun, Siswa Belajar di Ruang Darurat

Senin, 20 Juli 2026 - 13:31 WIB

Pria Tewas di Balkon Hotel The G, Diduga Jatuh dari Area Gondola Lantai 46

Senin, 20 Juli 2026 - 07:30 WIB

Demo Mahasiswa Digelar di OJK dan Gambir, 706 Polisi Dikerahkan

Senin, 20 Juli 2026 - 06:16 WIB

Suhu Jabodetabek Bisa 34°C, Hujan Singkat Mengintai Senin 20 Juli 2026

Berita Terbaru

Pemerintah Kanada membatalkan seremonial bersama peresmian Jembatan Gordie Howe. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Rabu, 22 Jul 2026 - 13:57 WIB

Guncangan politik dan ekologis di Prancis. Parlemen resmi melegalkan kembali dua jenis pestisida berbahaya, memicu pengunduran diri Menteri Lingkungan Hidup Monique Barbut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Lingkungan Mundur, Parlemen Sahkan Aturan Pestisida

Rabu, 22 Jul 2026 - 12:41 WIB

Dua kapal tanker minyak Saudi memutar balik arah di Laut Merah pasca-ancaman blokade Houthi, di tengah gempuran udara berkelanjutan AS ke wilayah Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Dua Tanker Minyak Saudi Putar Balik di Laut Merah

Rabu, 22 Jul 2026 - 12:29 WIB