JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir rob kembali menghantam kawasan permukiman elite Pantai Mutiara, Muara Karang, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (6/12/2025) siang.
Gelombang air laut yang naik langsung menerjang kompleks mewah tersebut hingga memutus aktivitas warga.
Air rob setinggi 25–30 sentimeter menggenangi jalan utama dan akhirnya memaksa penghuni berjalan kaki melintasi banjir. Selain itu, mobil-mobil mewah bernilai miliaran rupiah terpantau nekat menerobos air yang merambah pesisir Pluit.
Banjir rob mengganggu jalur akses dan mendorong sejumlah warga bertahan di lokasi sambil menunggu air surut. Sementara itu, petugas keamanan bersiaga di titik rawan untuk membantu evakuasi dan mengantisipasi rob susulan.
“Saya baru antar makanan, Mas. Tadi terpaksa jalan kaki menerobos banjir 30 cm. Motor saya amankan dulu, soalnya kalau dipaksa lewat pasti mogok,” ujar Sulistyono (35), driver ojol.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Permukaan Air Laut Lebih Tinggi dari Jalan
Pantauan POSNEWS.CO.ID menunjukkan permukaan air laut berada di atas elevasi jalan kompleks elite itu.
Akibatnya, air terus merembes ke kawasan permukiman. Beberapa waktu lalu, tanggul Pantai Mutiara juga dilaporkan bocor dan membutuhkan perbaikan segera.
“Tanggul harus dibenahi, supaya warga di Pantai Mutiara bisa beraktivitas tanpa khawatir setiap air laut naik,” harap Siska (52), penghuni setempat.
Genangan rob tidak hanya menguasai jalan, tetapi juga mulai masuk ke bagian rumah warga. Kondisi ini mendorong penghuni meminta petugas dan tim SAR disiagakan untuk menghadapi potensi kenaikan air yang lebih tinggi.
Warga berharap pemerintah bergerak cepat memperkuat tanggul dan menyiapkan langkah darurat agar banjir rob tidak kembali melumpuhkan kawasan elite tersebut. (MR)


















