Polda Metro Bongkar Jaringan Senjata Api Ilegal, Amunisi Berikut 5 Tersangka Ditangkap

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Senjata api ilegal. Dok: (Ist)

Ilustrasi, Senjata api ilegal. Dok: (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar jaringan perakitan dan penjualan senjata api ilegal yang beroperasi lintas wilayah.

Dalam pengungkapan ini, polisi menangkap lima tersangka dan menyita senjata api rakitan, amunisi, serta berbagai peralatan perbengkelan senjata.

Pengungkapan tersebut langsung menyita perhatian publik karena para pelaku diduga memasok senjata api ilegal ke jaringan kriminal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra, menegaskan polisi mengamankan barang bukti penting dari tangan para tersangka.

“Petugas menyita senjata api, amunisi, serta peralatan perakitan senjata. Rincian lengkap barang bukti akan disampaikan pimpinan kami,” ujar Dimitri kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga :  Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya, Mangkir Pemeriksaan tapi Live TikTok

Selain itu, polisi langsung mengamankan seluruh tersangka untuk pemeriksaan intensif guna menelusuri jaringan dan alur distribusi senjata api ilegal tersebut.

Dua Tersangka Baru Ditangkap di Jawa Barat

Selanjutnya, Dimitri mengungkapkan dua tersangka baru berhasil ditangkap pada hari ini di wilayah Jawa Barat. Polisi menangkap IM di Kabupaten Sumedang dan RA di Kota Bandung.

Sementara itu, tiga tersangka lainnya, masing-masing berinisial RR, JS, dan SA, lebih dulu diamankan pada 16 Desember 2025.

“Total lima tersangka kami amankan. Dua ditangkap hari ini, tiga lainnya sudah lebih dulu kami tangkap pada Desember lalu,” jelas Dimitri.

Baca Juga :  Perkap No 4 Tahun 2025, Pedoman Penindakan Penyerangan Kepada Anggota Polisi

Di sisi lain, Subdit Resmob Polda Metro Jaya memastikan proses penyidikan masih berlangsung. Polisi mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk dugaan keterkaitan dengan jaringan kejahatan lain.

“Saat ini kami fokus pada penyidikan lanjutan untuk mengungkap jaringan, pemasok, dan kemungkinan adanya pembeli dari kelompok kriminal,” tegas Dimitri.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa peredaran senjata api ilegal masih menjadi ancaman serius terhadap keamanan. Polda Metro Jaya menegaskan akan terus memburu jaringan senjata api ilegal demi menjaga stabilitas keamanan wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Berita Terbaru