DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran sabu seberat 16 kilogram di kawasan Bojongsari, Depok, Jawa Barat.
Dalam pengungkapan ini, polisi menangkap dua pria berinisial RS (32) dan H (35) yang diduga menjadi bagian jaringan narkotika.
Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba di wilayah Bojongsari.
Setelah itu, tim Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif.
Hasilnya, petugas meringkus kedua pelaku di dua lokasi berbeda pada Selasa (5/5/2026) sore. Dari penangkapan pertama di Bojongsari, polisi langsung menyita sabu seberat 3 kilogram.
“Kami menangkap dua tersangka di lokasi pertama di Bojongsari dan mengamankan barang bukti sabu seberat 3 kilogram,” kata Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Ari Purwanto, Jumat (8/5/2026).
Polisi Bongkar Persembunyian Sabu di Dalam Ban Mobil
Setelah menangkap pelaku, polisi langsung mengembangkan penyelidikan ke sebuah rumah di Perumahan Kirana Gardenia, Bojongsari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di lokasi kedua, petugas kembali menemukan 13 kilogram sabu yang disembunyikan di dalam ban mobil Suzuki Katana berwarna hijau.
Polisi menduga pelaku sengaja memakai cara tersebut untuk mengelabui petugas.
Selain sabu, polisi juga menyita satu unit mobil Honda Brio, dua ban mobil, tiga telepon genggam, serta tiga bilah cutter yang diduga digunakan untuk membongkar paket narkoba.
Total barang bukti sabu yang disita polisi mencapai 16 kilogram.
Modus Baru Pakai Mobil Towing
AKP Ari mengungkapkan pelaku memakai modus baru dengan menyimpan sabu di dalam ban mobil yang dikirim menggunakan kendaraan towing agar lolos dari pengawasan aparat.
“Pelaku mengirim mobil dalam kondisi ditowing, lalu membongkar barang dan mengedarkannya. Belakangan, modus ini cukup sering digunakan jaringan narkoba,” ujarnya.
Polisi Kejar Jaringan Besar
Saat ini, polisi telah menahan kedua tersangka di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, penyidik masih memburu jaringan lain yang diduga terlibat dalam penyelundupan sabu tersebut.
Polda Metro Jaya juga meminta masyarakat aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan guna memutus rantai peredaran narkoba yang terus mengincar generasi muda. (red)
Editor : Hadwan












