INDRAMAYU, POSNEWS.CO.ID β Kabar penangkapan pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Indramayu, Jawa Barat, viral di media sosial. Tiga pelaku disebut merupakan warga sekitar rumah korban Haji Sahroni.
Informasi itu diunggah akun Facebook Dina Setiawati Qurotulainin yang menyebut satu pelaku sudah ditangkap, sementara dua lainnya masih buron. Namun, Polres Indramayu membantah kabar tersebut.
Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menegaskan hingga kini polisi belum menangkap satu pun pelaku. βSampai saat ini belum ada yang diamankan. Tim masih melakukan pencarian,β kata Tarno, Kamis (4/9/2025).
Menurutnya, penyidik telah menaikkan status penanganan kasus ke tahap penyidikan karena ada dugaan tindak pidana. Polisi juga sudah memeriksa 11 saksi, mulai dari warga sekitar hingga keluarga korban.
Selain itu, aparat mengamankan sebuah mobil yang diduga milik korban di wilayah Babadan, Indramayu. Namun, detail temuan masih dirahasiakan untuk kepentingan penyidikan.
Seperti diketahui, warga Paoman digegerkan penemuan lima jasad dalam satu liang di halaman rumah Haji Sahroni pada Senin (1/9/2025) malam. Korban terdiri dari Sahroni, anaknya Budi (43), menantunya Euis (37), serta dua cucunya, Ratu (7) dan bayi berusia delapan bulan.
Kecurigaan warga muncul setelah komunikasi dengan keluarga terputus. Bau busuk dari halaman rumah akhirnya membawa mereka pada penemuan mengerikan itu. Seluruh korban telah dimakamkan di TPU Nyairesik, Sindang, pada Rabu (3/9/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerabat korban, Agus Suhendi (51), menegaskan keluarga masih menunggu kepastian polisi. βKalau kabar pelaku sudah ditangkap itu hanya isu. Kami berharap aparat segera mengungkap kasus ini,β ujarnya.
Kini, penyidik terus memburu pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu demi memberikan keadilan bagi keluarga korban. (red)




















