Banjir Longsor Hantam Tapanuli Utara, Jembatan Nasional Putus dan Desa Terisolasi

Rabu, 26 November 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan terputus total di Taput akibat tanah longsor usai hujan deras. (Posnews/Ist)

Kondisi jalan terputus total di Taput akibat tanah longsor usai hujan deras. (Posnews/Ist)

TAPANULI UTARA, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR gabungan terus melakukan pendataan jumlah korban dan membuka akses jalan tertutup tanah, pasca bencana alam menerjang Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada Selasa (25/11/2025) pagi.

Dampaknya mengerikan: jembatan jalan nasional putus, akses desa lumpuh, dan rumah warga rusak diterjang material longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati memastikan longsor melanda Kecamatan Adian Koting dan Kecamatan Purbatua.

“Pada Selasa pukul 06.00 WIB, hujan dengan intensitas tinggi memicu longsor di Desa Parsingkaman dan Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adian Koting. Ada 5 titik longsor dan 1 rumah warga terdampak,” ujar Sri, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga :  Wakapolri Dedi Prasetyo Tegaskan: Pengamanan HUT ke-80 RI Harus Humanis dan Super Siap!

Longsor juga menerjang Kecamatan Purbatua hingga memutus akses menuju satu desa dan merusak satu rumah tambahan.

Jembatan Nasional Putus, Warga Terisolasi

Sebelumnya, bencana diperparah dengan putusnya jembatan penghubung jalan nasional TarutungSipirok di Kecamatan Simangumban. Jembatan itu ambrol akibat pergerakan tanah dan banjir besar yang menyerang kawasan tersebut.

Baca Juga :  Jebakan Utang di Jalur Sutra Modern China: Peluang atau Ancaman?

Di Desa Sitolu Bahal, Kecamatan Purbatua, banjir juga merendam puluhan rumah, membuat warga panik dan harus menyelamatkan barang seadanya.

Hujan deras menyebabkan banjir dan pergerakan tanah. Akibatnya, jembatan nasional terputus dan puluhan rumah terendam,” jelas Sri.

Tim BPBD kini membersihkan material longsor, membuka akses desa, serta mengevakuasi warga yang rumahnya terendam.

Pihaknya juga mengimbau warga di lereng bukit dan bantaran sungai waspada terhadap potensi longsor susulan dan banjir bandang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah
Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas
Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom
Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit
Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:06 WIB

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:27 WIB

Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:22 WIB

Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom

Berita Terbaru

Pelebaran sayap di Asia Timur. Anthropic resmi membuka kantor baru di Seoul guna menggarap pasar potensial Korea Selatan pasca-pemblokiran akses model AI canggih oleh pemerintah AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:15 WIB