Polisi Tangkap 2 WNA Liberia di Jakbar, Modus Black Dollar Kembali Terbongkar

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan dua WNA pelaku penipuan modus Black Dollar di apartemen Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Polisi mengamankan dua WNA pelaku penipuan modus Black Dollar di apartemen Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya bergerak cepat dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal Liberia yang diduga menjalankan aksi penipuan bermodus “Black Dollar” di Jakarta Barat.

Penangkapan ini mengungkap praktik lama yang kembali marak dengan korban yang terus bertambah.

Petugas mengamankan kedua pelaku di sebuah apartemen kawasan Meruya, Kembangan, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat langsung menangani kasus tersebut untuk mengembangkan jaringan pelaku.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Andaru Rahutomo, membenarkan penangkapan tersebut.

“Betul, kami mengamankan dua pelaku warga negara Liberia terkait penipuan modus Black Dollar,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga :  Edarkan Vape Berisi Etomidate di Jakarta Barat, Dua Pelaku Dibekuk Polda Metro Jaya

Selanjutnya, polisi terus mendalami peran masing-masing pelaku. Tak hanya itu, penyidik juga memburu kemungkinan adanya jaringan internasional yang terlibat dalam aksi penipuan ini.

Lebih lanjut, Andaru menjelaskan bahwa modus Black Dollar merupakan penipuan klasik berkedok penggandaan uang.

Pelaku memperdaya korban dengan menunjukkan uang berwarna hitam yang diklaim bisa berubah menjadi uang asli setelah dicuci menggunakan cairan kimia khusus.

Namun pada kenyataannya, trik tersebut hanyalah akal-akalan. Pelaku memanfaatkan kelengahan korban untuk meminta sejumlah uang sebagai “biaya proses”, lalu kabur setelah mendapatkan keuntungan.

Kasus seperti ini bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, polisi di berbagai daerah, termasuk wilayah hukum Polda Metro Jaya, berulang kali mengungkap praktik serupa dengan korban dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha hingga masyarakat umum.

Baca Juga :  Tawuran Sadis di Cilandak, Satu Korban Luka Bacok - Polisi Buru 3 Pelaku DPO

Oleh karena itu, Polda Metro Jaya langsung mengeluarkan imbauan tegas.

Polisi meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk penawaran yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan modus penipuan seperti ini, apalagi yang tidak masuk akal,” tegas Andaru.

Dengan pengungkapan ini, polisi berharap masyarakat semakin sadar dan tidak lagi menjadi korban kejahatan serupa yang terus berevolusi dengan berbagai modus baru. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB