Polres Ponorogo Larang Sound Horeg dan Perang Sarung Selama Ramadan 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Ponorogo memberikan imbauan larangan sound horeg dan perang sarung selama Ramadan 2026 demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Posnews/Ist)

Kapolres Ponorogo memberikan imbauan larangan sound horeg dan perang sarung selama Ramadan 2026 demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Posnews/Ist)

PONOROGO, POSNEWS.CO.ID โ€“ Jajaran Polres Ponorogo mengambil langkah tegas di bulan Ramadan 1447 H/2026.

Polisi melarang penggunaan sound horeg dalam kegiatan sahur on the road serta aktivitas perang sarung di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo.

Tak hanya itu, aparat juga menindak tegas aksi menyalakan petasan dan balap liar yang kerap marak saat bulan puasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, aktivitas tersebut berpotensi mengganggu ketertiban umum, membahayakan keselamatan pengguna jalan, bahkan memicu konflik antarwarga.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan, Ramadan harus menjadi momentum meningkatkan ibadah, bukan ajang euforia yang meresahkan masyarakat.

โ€œSaya mengimbau seluruh masyarakat Ponorogo agar menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan mengisi bulan suci dengan kegiatan positif,โ€ tegas Andin, Minggu (22/2/2026).

Baca Juga :  Teror di Amsterdam: Ledakan di Sekolah Yahudi Picu Kekhawatiran Global atas Anti-Semitisme

Menurutnya, fenomena sound horeg dan perang sarung dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak menimbulkan dampak negatif.

Selain memicu kebisingan hingga larut malam, aktivitas tersebut juga kerap berujung bentrokan dan gangguan kamtibmas.

โ€œUntuk sound horeg dan perang sarung, kami minta ditiadakan. Lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya,โ€ ujarnya lugas.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh jajaran polsek di bawah Polres Ponorogo meningkatkan patroli rutin, terutama pada malam hari hingga menjelang sahur.

Polisi menyisir titik-titik rawan kerumunan remaja, jalur protokol, serta kawasan permukiman padat penduduk.

Baca Juga :  Beirut Membara: Serangan Israel Sasar Jantung Kota, 800 Ribu Warga Lebanon Mengungsi

Selain patroli, Polres Ponorogo juga mengoptimalkan layanan pengaduan masyarakat melalui call center 110 yang aktif 24 jam.

Warga bisa langsung melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan selama Ramadan 2026.

Lebih lanjut, AKBP Andin menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, tokoh agama, dan aparat keamanan.

Dengan kolaborasi yang solid, situasi Ponorogo diharapkan tetap aman, nyaman, dan kondusif sepanjang bulan suci.

Polisi pun mengingatkan bahwa pelanggaran yang mengarah pada tindak pidana akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

DDengan langkah preventif dan penegakan hukum tegas, Polres Ponorogo memastikan Ramadan tahun ini berjalan damai tanpa gangguan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap
Microsleep Picu Pikap Tabrak Tiang Listrik di Cileungsi, 1 Orang Tewas
Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi
3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan Ditangkap di Bogor
Dugaan Keracunan MBG di Pati Tembus 401 Orang, Polisi Periksa SPPG
Dua DPO KKB Teridentifikasi dari Video Call Keluarga ASN Willi Mbuik
Mahasiswa FK UB RR Jalani Operasi, Polisi Periksa Teman hingga Kekasih
Petani di Malang Tewas Terjebak Kobaran Api Saat Selamatkan Lahan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:01 WIB

Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Sabtu, 12 September 2026 - 15:20 WIB

Microsleep Picu Pikap Tabrak Tiang Listrik di Cileungsi, 1 Orang Tewas

Sabtu, 12 September 2026 - 13:54 WIB

Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi

Sabtu, 12 September 2026 - 13:44 WIB

3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan Ditangkap di Bogor

Sabtu, 12 September 2026 - 08:58 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Pati Tembus 401 Orang, Polisi Periksa SPPG

Berita Terbaru