Pramono Anung Larang Gadai KJP Jelang Ramadan, Disdik DKI Perketat Pengawasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ditengah ekonomi masyarakat terpuruk, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti maraknya praktik penggadaian Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang kerap terjadi menjelang Ramadan.

Karena itu, ia langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta.

Pramono menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan bantuan pendidikan disalahgunakan. Ia meminta pengawasan diperketat agar KJP benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

“Khusus untuk KJP, saya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar tidak digadaikan,” tegas Pramono di Jakarta Barat, Kamis (12/2/2026).

KJP Harus Ubah Nasib Warga Miskin

Pramono menekankan, Pemprov DKI merancang KJP untuk meningkatkan akses pendidikan dan memperbaiki taraf hidup masyarakat kurang mampu.

Baca Juga :  AS Gempur ISIS di Nigeria, Balas Pembantaian Umat Kristen

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pihak menjaga integritas program tersebut.

Menurutnya, KJP bukan sekadar bantuan tunai, melainkan instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KJP ini prinsipnya untuk mengubah kehidupan masyarakat, terutama lapisan terbawah,” ujarnya.

Selain itu, Pramono memaparkan bahwa sejumlah program bantuan pendidikan telah memberi dampak nyata.

Ia merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan perbaikan indikator kesejahteraan.

Ia menyebut angka kemiskinan dan stunting di Jakarta menunjukkan tren membaik. Pramono meyakini capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi program seperti KJP, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program pemutihan ijazah.

Baca Juga :  Heboh di Tambora! Lansia 65 Tahun Ditangkap Polisi, Modusnya Pura-Pura Tertabrak Mobil

“Data BPS menunjukkan indikator kemiskinan, stunting, dan lainnya mengalami perbaikan. Saya meyakini itu karena ada KJP, KJMU, pemutihan ijazah, dan sebagainya,” pungkasnya.

Pengawasan Diperketat Jelang Ramadhan

Menjelang Ramadhan, Pemprov DKI akan memperkuat koordinasi lintas dinas guna mencegah praktik gadai KJP terulang.

Pemerintah berharap masyarakat memanfaatkan bantuan pendidikan secara bijak demi masa depan anak-anak Jakarta.

Dengan langkah tegas ini, Pemprov DKI ingin memastikan KJP tetap menjadi solusi pendidikan, bukan komoditas yang diperjualbelikan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru SD di Jember Diduga Telanjangi 22 Murid karena Uang Rp75 Ribu Hilang
Ojol Dipukuli di Citayam Depok Gara-Gara Klakson, Wajah Korban Bonyok
Rem Diduga Blong, Bus Hantam Gate Tol Waru Utama, 16 Luka
Satpol PP Sisir 6 Kecamatan, 65 PKL Diimbau – Parkir Liar Disikat
Menghadapi Antibiotic Resistance: Pandemi Senyap yang Mengancam Peradaban Medis
Trump dan Netanyahu Gagal Capai Kesepakatan Definitif
Pezeshkian Serukan Persatuan Iran di Tengah Krisis dan Tekanan Nuklir
Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:12 WIB

Guru SD di Jember Diduga Telanjangi 22 Murid karena Uang Rp75 Ribu Hilang

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:57 WIB

Ojol Dipukuli di Citayam Depok Gara-Gara Klakson, Wajah Korban Bonyok

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:22 WIB

Rem Diduga Blong, Bus Hantam Gate Tol Waru Utama, 16 Luka

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:07 WIB

Pramono Anung Larang Gadai KJP Jelang Ramadan, Disdik DKI Perketat Pengawasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:47 WIB

Satpol PP Sisir 6 Kecamatan, 65 PKL Diimbau – Parkir Liar Disikat

Berita Terbaru